06 February 2021, 15:10 WIB

Sebagian Besar Kota Pekalongan Terendam Banjir


Akhmad Safuan | Nusantara

TIM SAR gabungan baik dari TNI-Polri, BPBD Kota Pekalongan, PMI, Pekalongan Rescue, MDMC sejak dini hari terus bergerak mengevakuasi warga. Ini karena rumah mereka terendam dan menampung warga di gedung pengungsian.

Selain perkampungan penduduk di beberapa kecamatan terendam banjir, beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Kurinci, Jalan Bahagia, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Veteran, Jalan Gajah Mada, perempatan lapangan Sorogenen juga tergenang banjir yang cukup tinggi.

"Hujan deras semalaman dan beberapa sungai meluap membuat kampung kami terendam banjir hingga pinggang orang dewasa," kata Suryono, 49, warga Tirto, Pekalongan.

Demikian juga diungkapkan Slamet, 55, warga Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara. Banjir terjadi merendam rumah warga. Sejak dini hari ratusan keluarga mengungsi di beberapa gedung pemerintah, masjid, dan sekolahan yang aman dari banjir.

Camat Pekalongan Utara Karyati mengatakan sejak dini hari dengan dibantu TNI, Polri, dan BPBD, termasuk relawan, terus melakukan evakuasi kepada warga yang kebanjiran. "Kami juga mendirikan dapur umum dan mendistribusikan logistik dan obat-obatan," tambahnya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan banjir di Kota Pelalongan terjadi akibat tiga sungai meluap. Karenanya, banjir merendam 16 kelurahan menyebabkan 13.000 warga terdampak.

"Banjir tidak hanya karena intensitas hujan yang tinggi, tetapi juga dibarengi banjir air laut pasang, sehingga wilayah Pasir Sari yang hanya berjarak beberapa meter dari pantai menjadi wilayah terparah," ujar Dimas Arga Yudha. (OL-14)

BERITA TERKAIT