28 January 2021, 15:05 WIB

Siap Jadi Wadah Bagi Mereka yang Mau Menggali Potensi Diri


Mediaindonesia.com | Nusantara

BERDASARKAN data dari  Cisco Annual Internet Report, tren konten video pendek akan semakin meningkat hingga 82% sampai 2022 mendatang, karena dianggap lebih dapat mengekspresikan berbagai bakat pengguna. Berbagai tema mulai dari menari, menyanyi, memasak hingga komedi dan makeup menjadi yang paling ngetren di platform video pendek.

Oleh karena itu, untuk tampil unik dan menarik dan mendapatkan perhatian penggemar lebih banyak, pembuat konten dituntut untuk kreatif dan menghasilkan konten dengan ciri khas yang dapat membedakan mereka dari yang lain. Ulva Atkins adalah salah satu content creator yang telah mendapatkan jutaan pengikut dengan kontennya di Likee, platform pembuatan video pendek yang berbasis di Singapura. Setelah bergabung dengan Likee, Ulva menemukan bakatnya, yaitu dance dan face painting. Mendapatkan begitu banyak penggemar yang senang menonton video makeup dan face painting-nya, Ulva sangat termotivasi dan terus mengasah keterampilan face painting-nya.

Mahasiswi di sebuah perguruan tinggi itu  menyempatkan membuat konten video pendek sebagai hobi di sela-sela kesibukannya. Ia memulai debutnya sebagai content creator di Likee dengan membuat konten dance mengikuti tren yang sedang populer. Seiring berjalannya waktu, ia menemukan bakat lainnya yaitu face painting dengan menggunakan makeup. Berawal dari kesukaannya menggambar dan keinginannya untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda Ulva Atkins mulai berkreasi dengan face painting.

Sebelum terjadinya pandemi, Ulva sering membuat konten drama hingga dance bersama content creator lainnya sambil traveling bersama. Namun, semenjak adanya pandemi hal itu belum bisa dilakukan lagi. Bukan hanya itu, Ulva justru memanfaatkan kesempatan ini untuk fokus mengembangkan bakatnya dalam membuat kreasi face painting yang diabadikan di konten video pendek. Sehingga, meskipun saat ini ia belum bisa membuat konten dance bersama teman-temannya, justru selama pandemi ini ia mendapatkan lebih banyak fans baru yang menyukai konten makeup yang dibuatnya.

“Tujuan awal aku di Likee adalah membuat konten dance, dengan menghafal gerakan dari tren konten dance yang sedang viral, kemudian aku praktikkan di konten video pendek milikku. Setelah satu tahun bergabung di Likee, aku mulai berpikir mencoba hal baru yaitu berkreasi dengan makeup face painting,” ungkapnya.

Meskipun sedikit berbeda dari jurusan kuliahnya di bidang pariwisata, Ulva memiliki ketertarikan yang lebih pada dunia menggambar dan membuat sketsa design. Hal inilah yang mendukung bakatnya dalam menghasilkan gambar face painting yang unik dan cantik. Selain itu, ia juga banyak terinspirasi dari influencer luar maupun melihat video tutorial face painting di internet.

“Sebetulnya, aku selalu tertarik untuk melukis dan membuat desain. Jadi, ketika membuat konten video pendek, aku bertanya ke diri sendiri, konten lain apa yang bisa aku coba selain konten dance yang aku sudah familiar? Kemudian, aku terinspirasi dari influencer luar untuk membuat face painting. Setelah aku coba buat konten face painting pertamaku, ternyata wah, bisa dan aku berhasil! Sejak saat itu, aku mulai mencoba berkreasi dengan makeup ekstrim mulai dari tema horor hingga cute,” terangnya. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT