27 January 2021, 18:37 WIB

Kabupaten Sidoarjo Perketat Penerapan PPKM Jilid 2


Heri Susetyo | Nusantara

PENERAPAN aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid 2 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga 8 Februari mendatang akan dilakukan dengan lebih ketat.

Pada PPKM jilid 2 ini, Alun-alun dan 9 taman di Sidoarjo serta tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan serta tempat hiburan malam ditutup. Taman yang ditrutuip sementara antara lain, Taman Abhirama, Taman Tanjung Puri, Taman Dwarakerta dan Taman Apkasi Porong. Selain itu, petugas juga akan menggencarkan operasi yustisi terutama di perbatasan atau pintu masuk dan keluar Sidoarjo.

Pejabat Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan, berdasarkan hasil rapat evaluasi dengan Gubernur Jatim penyebaran covid-19 dinilai masih tinggi. Demikian pula data kematian pasien covid-19.

"Kami mohon maaf pada masyarakat dan pedagang kecil ya karena alun alun dan tempat jualan di sepanjang jalan Taman Pinang-Gading Fajar juga akan ditutup sementara sampai 8 Februari 2021," kata Hudiyono,  Rabu (27/1).

"Jumlah kematian meningkat 10 persen terhadap pasien covid-19 yang dirawat di IGD. Pasien ini (yang meninggal) ini merupakan pasien yang menunggu antrian kamar isolasi karena sudah overload," kata Hudiyono.

Dandim 0816 Letkol M Iswan Nusi mengatakan, pihaknya bersama dengan polisi dan Satpol PP akan lebih meningkatkan operasi yustisi gabungan. Operasi yustisi ini akan dilakukan terutama di wilayah perbatasan Sidoarjo seperti jalan akses masuk dari Mojokerto, Gresik, dan Surabaya.

"PPKM jilid 2 ini akan lebih kita masifkan operasi yustisi, terutama di wilayah perbatasan. Tempat hiburan malam juga harus tutup," kata Iswan. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT