25 January 2021, 18:50 WIB

Rumah Zakat Gulirkan Wakaf Uang Lewat Platform Digital


Bayu Anggoro | Nusantara


REALISASI penghimpunan dana wakaf dinilai masih sangat kurang.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk sangat besar, Indonesia
memiliki potensi yang besar dalam menghimpun dana wakaf.

Namun, berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI), wakaf uang yang terkumpul selama 2020 baru mencapai Rp391 miliar. Padahal, potensi wakaf per tahun mencapai Rp180 Triliun.

Kondisi ini menggugah sejumlah pihak untuk menciptakan inovasi agar
penghimpunan dana wakaf menjadi maksimal. Salah satunya dilakukan Rumah
Zakat dengan meluncurkan waqf.id. Platform ini memudahkan umat muslim menunaikan wakaf uang secara daring.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi, mengatakan, minimnya penghimpunan dana
wakaf ini disebabkan belum maksimalnya literasi, tata kelola, portofolio wakaf, hingga cara berwakaf. Padahal, wakaf uang memiliki peranan penting.

"Pengelolaan wakaf dalam digunakan untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Juga membantu UMKM, hingga mengurangi belanja pemerintah," katanya di Bandung, Senin (25/1).

Dalam rangka mendukung optimalisasi penghimpunan dana wakaf, pihaknya
meluncurkan waqf.id yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi
untuk meningkatan kesadaran berwakaf terutama bagi generasi muda. Waqf juga menjadi bagian untuk mendukung upaya pemerintah memasifkan Gerakan
Nasional Wakaf Uang.

"Kami berharap waqf.id menjadi sarana yang memudahkan generasi muda
dalam berwakaf secara online. Kami akan terus mengembangkan waqf.id  ini sehingga dapat menjadi platform yang semakin mudah penggunaannya dan juga terjamin transparansi penggunaan dana wakafnya," lanjut Nur Efendi.

Dengan waqf.id, umat muslim dapat membayar wakaf melalui beragam cara,
seperti transfer antarrekening, virtual account, kartu kredit, hingga,
e-wallet. Selain itu, masyarakat pun dapat melihat laporan penggunaan
dana wakaf melalui waqf.id.

"Sejak dua tahun lalu kami meluncurkan gerakan Gelombang Wakaf sebagai
upaya mengedukasi masyarakat. Pada 2020, dari dana wakaf Rumah Zakat telah menyalurkannya untuk pengelolaan 95 sumber air, 20 masjid, kebun kelapa aromatik, pabrik penyulingan cengkeh, rumah kontrakan, dan mini market," lanjut dia.

Melalui waqf.id, dia berharap pada 2021 penghimpunan dana wakaf bisa
lebih maksimal. "Kami akan membangun sekolah dan juga rumah sakit dari
dana wakaf uang. Semoga dana wakaf dapat semakin teroptimalkan untuk
membangkitkan perekonomian negara kita." (N-3)

BERITA TERKAIT