22 January 2021, 17:01 WIB

Kabupaten Tasikmalaya Masih Menunggu Jatah Vaksin Covid-19


Kristiadi | Nusantara

HINGGA kini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat belum menerima jatah vaksin Covid-19. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi.

"Kedatangan vaksin kemungkinan pada awal Februari tetapi belum bisa memastikan tanggalnya lantaran vaksin belum juga diterima. Jika lihat kapan pastinya datang, lalu distribusi ke puskesmas dan semua sarana prasarana dan SDM sudah siap tetapi bagi Nakes saya perhitungkan dua minggu selesai," katanya, Jumat (22/1).

Vaksin tersebut nantinya akan digunakan untuk 1.700 tenaga kesehatan (nakes) termasuk 10 orang perwakilan dari forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya.

Ia mengatakan, Kabupaten Tasikmalaya sudah memiliki gudang untuk menyimpan vaksin Covid-19 jika sudah didistribusikanya. Pemkab Tasikmalaya telah menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa 6 unit lemari pendingin untukj penyimpanan vaksin.

Atang mengatakan Pemkab Tasikmalaya telah menyiapkan 43 fasiltas vaksinasi yaitu 40 puskesmas, satu klinik, satu perguruan tinggi kesehatanm serta satu rumah sakit. Ia juga berharap semua pihak terus melakukan sosialisasi supaya tak ada yang menolak terkait vaksinasi.

"Vaksin Covid-19 sudah jelas memiliki uji klinis dan sudah dinyatakan suci dan halal oleh Majelis Ulama Indonesia. Jika ada yang tidak mau divaksin itu sebuah kebodohan," paparnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT