22 January 2021, 04:25 WIB

Kasus Covid-19 Tinggi, Madiun Berstatus Zona Merah


mediaindonesia.com | Nusantara

PENYEBARAN kasus covid-19 di wilayah Madiun masih tinggi. Alhasil, bagian wilayah Jawa Timur itu masuk kategori zona merah.
  
"Beberapa waktu lalu, kami melakukan tracing massal, termasuk pedagang pasar dan karyawan mal. Sebanyak 30% reaktif. Yang reaktif ini kami lakukan swab. Beberapa di antaranya positif," ujar Wali Kota Madiun Maidi dalam konferensi pers, Kamis (21/1).

"Tak heran, kalau beberapa hari belakangan ini jumlah kasus konfirmasi di Kota Madiun meningkat," imbuhnya.

Baca juga: Balita dan Anak di Tenda Pengungsian Stadion Manakarra Mulai Sakit

Berdasarkan data Satgas Covid-19, ada penambahan 44 kasus terkonfirmasi positif pada Kamis (21/1). Berikut, 35 pasien covid-19 dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Adapun pada Rabu (20/1) lalu, terdapat penambahan 53 kasus positif covid-19. Beberapa hari sebelumnya, penambahan kasus positif selalu di atas 20 orang per hari. Alhasil, ruang isolasi di rumah sakit pun penuh.

Pemerintah Kota Madiun dikatakannya terus berupaya menyiapkan ruang isolasi tambahan. Salah satunya, dengan menggandeng PT INKA (Persero) terkait dengan kereta medis darurat.

Baca juga: Disomasi 39 Elemen Masyarakat, Sri Sultan Merasa Serba Salah

"Upaya yang kami lakukan ini tak akan maksimal kalau masyarakat masih acuh. Masyarakat harus ikut bertanggung jawab. Paling tidak bertanggung jawab menjaga diri dan keluarganya, agar tidak tertular covid-19 dengan displin protokol kesehatan," pungkas Maidi.

Mengacu data Satgas Covid-19 Kota Madiun, jumlah kasus covid-19 di wilayah itu mencapai 784 orang. Dari jumlah tersebut, 513 orang sudah dinyatakan sembuh, 56 orang dalam perawatan dan 54 orang meninggal dunia.

Saat ini, Kota Madiun kembali masuk kategori zona merah, yakni daerah berisiko tinggi penyebaran covid-19. Serta, tingkat kesembuhan mencapai 65,43%.(Ant/OL-11)

BERITA TERKAIT