22 January 2021, 01:20 WIB

Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Rawan Banjir dan Tanah Longsor


Benny Bastiandy | Nusantara

KECAMATAN Cikole merupakan wilayah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang potensi banjir dan tanah longsornya berisiko tinggi bersamaan cuaca ekstrem akhir-akhir ini. Sebaliknya, wilayah yang terpetakan berisiko rendah potensinya berada di Kecamatan Cibeureum.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Imran Wardhani, mengaku terus melakukan mitigasi bencana serta pencegahan bencana ke wilayah yang dianggap rawan bencana. Hasil mitigasi itu merupakan patokan dasar BPBD melakukan asesmen dan penilaian.

"Hasil asesmen dan penilaian ini selanjutnya kami laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang," kata Imran, Kamis (21/1).

BPBD tidak hanya berkoordinasi dengan dinas teknis apabila menemukan titik rawan bencana. BPBD juga berkoordinasi dengan unsur wilayah baik kecamatan maupun kelurahan.

"Koordinasi dengan aparatur kecamatan dan kelurahan ini sebagai bentuk penanganan mitigasi bencana di wilayah yang disinergiskan dengan program di setiap kelurahan, terutama dalam hal anggaran. Bisa melalui Dana Kelurahan atau dana P2RW untuk penanganan mitigasi bencana di wilayah," terangnya.

Tahun ini BPBD berencana akan membentuk 2 Kelurahan Tangguh Bencana. Keberadaannya menambah daftar panjang 11 Kelurahan Tangguh Bencana yang telah terbentuk sebelumnya.

"Konsep Kelurahan Tangguh Bencana ini baik aparatur pemerintahan maupun warganya memiliki pengetahuan terhadap mitigasi bencana dan inovasi-inovasi untuk pencegahan terjadinya bencana di wilayahnya," ujarnya.

Di tengah curah hujan yang masih relatf cukup tinggi musim, BPBD terus mengimbau masyarakat untuk melakukan kesiapsiagaan bencana. Pasalnya, potensi banjir dan tanah longsor bukan sekadar disebabkan faktor alam, tapi bisa saja terjadi akibat ulah manusia. Seperti kejadian beberapa waktu lalu yang terjadi banjir limpasan di Kelurahan Limusnunggal akibat saluran drainase tersumbat. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT