21 January 2021, 22:56 WIB

Tujuh Kabupaten di Bengkulu belum Terima Vaksin Covid-19


Marliansyah | Nusantara

Sebanyak tujuh dari sepuluh kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Bengkulu, menunda pemberian vaksin covid-19 pada Jumat (15/1) lalu. Tujuh kabupaten yang belum mendapat vaksin yakni Rejang Lebong, Lebong, Kepahiang, Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
     
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara, Syamsul Maarief di Bengkulu, mengatakan pemberian atau penyuntikan vaksinasi covid-19 yang akan dilaksanakan pada Jumat (15/1) lalu, tertunda setelah adanya pemberitahuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
     
"Seharusnya pemberian atau penyuntikan vaksin covid-19 dilaksanakan pada Jumat (15/1) lalu, tertunda karena Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, belum menerima vaksin dari Dinkes Provinsi Bengkulu," katanya.
     
Kemungkinan besar pemberian vaksinasi di Kabupaten Bengkulu Utara, lanjut dia, masuk pendistribusian tahap kedua yang diperkirakan di akhir Februari mendatang.
     
Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utata, masih menunggu instruksi dari Dinkes Provinsi Bengkulu. Vaksin yang akan diterima Kabupaten Bengkulu Utara, sebanyak tiga ribu vial dosis yang akan siap divaksinasi yang meliputi tenaga kesehatan ditambah dengan pejabat publik yang ada di kabupaten tersebut.
     
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, Siswanto di Bengkulu, mengatakan, sebanyak 1.637 orang tenaga kesehatan menjadi target utama yang akan divaksin tertunda.

"Kabupaten Bengkulu Selatan, akan menerima alokasi distribusi vaksin Covid-19 sebanyak 3.080 vial dosis pada tahap pertama belum diterima sehingga pemberian vaksin tertunda," imbuhnya.

Seharusnya, kata dia, pendistribusian tahap pertama pada Rabu (13/1) lalu dan tahap kedua pada Pebruari 2021.
 
Sebelum pemberian suntik vaksin, Dinkes Kabupaten Bengkulu Selatan, terlebih dahulu memberikan pelatihan dan pelantikan kepada petugas yang akan memberikan vaksin.
     
Sebanyak 14 Puskesmas dan seluruh tenaga kesehatan telah mengikuti pelatihan vaksinator sebagai training of trainer (TOT) vaksinator. (MY/OL-10)

BERITA TERKAIT