21 January 2021, 17:55 WIB

Daging Sapi di Tegal Harganya Seperti akan Lebaran


Supardji Rasban | Nusantara

HARGA daging sapi lokal di sejumlah pasar tradisional di Kota Tegal, Jawa Tengah, saat ini mencapai Rp120 ribu/kg yang biasanya Rp90 ribu. Melonjaknya harga daging sapi ini mengakibatkan omzet pedagang turun 70% karena masyarakat menahan komsumsi daging.

Meski saat ini di Jabodetabek para pedagang daging sapi yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia sedang melakukan aksi mogok menyusul melonjaknya harga, namun kondisi berbeda di sejumlah pasar tradisional di Kota Tegal.

Aktifitas pedagang daging sapi berjalan normal seperti biasa. Namun, para pedagang daging sapi tersebut sedang dilanda keresahan menyusul melonjaknya harga yang mencapai Rp120 ribu/kg.

Melonjaknya harga daging sapi yang mencapai Rp120 ribu/kg membuat omzet penjualan mereka menurun hingga mencapai 70 persen di tengah perekonomian yang belum pulih akibat pandemi Covid-19 membuat daya beli konsumen semakin menurun.

Salah seorang pedagang daging sapi di pasar pagi Kota Tegal, Wati, mengaku saat hanya melayani pembeli yang note bene adalah pemilik usaha rumah makan, warung soto dan pedagang bakso. Sedangkan pembeli dari konsumen biasa jumlahnya sedikit.

"Sebelum ada pandemi dan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam sehari bisa menjual 20 hingga 30 kilogram. "Tapi saat ini hanya bisa menjual 25 persennya saja," tutur Wati, Kamis (21/1).

Sepinya pembel membuat sejumlah pedagang daging sapi yang biasanya berjualan di dalam pasar meningglakan lapak dagangan meraka dan lebih memilih berjualan di luar Pasar Pagi Kota Tegal.

Para pedagang daging sapi lokal di pasar tradisional di Kota Tegal, berharap pemerintah bersama dinas terkait segera turun tangan. Salah satunya dengan  menggelar operasi pasar daging murah agar harga daging sapi kembali di paling kisaran Rp105 hingga 110 ribu/kg. (OL-13)

Baca Juga: Kementan Jamin Stok Daging Sapi dan Kerbau Terjaga Baik

BERITA TERKAIT