21 January 2021, 15:25 WIB

Klaim kasus Covid Membaik, Banyumas Tak Lanjutkan PPKM


Lilik Darmawan | Nusantara

SEJUMLAH indikator terkait dengan kasus Covid-19 di Banyumas, Jawa Tengah membaik, sehingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hanya berlangsung dua minggu dan tidak dilanjutkan. Padahal, kabupaten tetangga seperti Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap masih dilanjutkan selama dua minggu.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa PPKM di Banyumas memang tidak lagi diminta untuk dilanjutkan. Alasnnya, karena kondisi di Banyumas membaik. Semua indikator di bawah provinsi. Misalnya untuk case fatality rate (CFR) atau kasus kematian mencapai 5,04% di bawah provinsi Jateng 6,23%.

Baca Juga: Kota Kupang Berlakukan PPMK Mulai 15 Januari

Kendati membaik, jelas Bupati, pihaknya masih terus meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya adalah penyekatan di perbatasan-perbatasan. Ada lima titik perbatasan dengan Brebes, Purbalingga, Cilacap dan Kebumen yang akan menjadi titik razia.

"Tim Satgas Covid-19 bakal melakukan pemeriksaan secara acak di wilayah perbatasan. Bagi yang akan masuk ke Banyumas, wajib untuk menyerahkan
surat tes antigen negatif," kata Bupati Husein, Kamis (21/1).

Bagi mereka yang akan masuk ke Banyumas dan tidak membawa surat negatif tes rapid antigen, maka pilihannya adalah mengikuti tes cepat antigen
atau pulang. "Mereka yang akan mengikuti tes cepat antigen maka harus membayar, karena kami kerja sama dengan RS swasta. Kalau tidak mau
melaksanakan tes, silahkan balik saja," ujar Bupati. (OL-13)

Baca Juga: Pemkab Tuban Akhirnya Berlakukan PPKM

 

BERITA TERKAIT