20 January 2021, 22:47 WIB

Pemkot Palembang Antisipasi Banjir di Puncak Musim Penghujan


Dwi Apriani | Nusantara

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palembang memprediksi curah hujan lebih tinggi di atas normal yang menerpa Sumsel akan terjadi hingga April mendatang. Hal itu dipengaruhi karena adanya fenomena La Nina.

''Dampaknya sangat terasa di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Sementara wilayah Sumsel dan Sumatera terjadi karena faktor Madden Julian Oscillation (MJO) dan Kelvin. Kedua fenomena ini menyebabkan tumpukan awan berpotensi curah hujan yang lebih tinggi,'' kata Kepala BMKG SMB II Palembang, Desindra Dedi Kurniawan, Rabu (20/1).

Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang terus komitmen dalam mencegah berbagai bencana yang bisa terjadi pada musim penghujan ini. Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa menginstruksikan Dinas PUPR untuk mulai mengecek secara harian di mana saja titik atau lokasi yang masih terjadi genangan air atau bahkan banjir.

''Laporan PUPR genangan banjir sudah menurun, tapi saya belum puas. Saya minta ke PU per hari harus keliling lapangan dan mengurangi kerja di kantor. Sehingga titik genangan diketahui dan bisa menurun,'' kata Ratu Dewa.

Terkait tingginya curah hujan, ia juga minta PU bersama tim percepatan banjir terus ke lapangan. ''Apalagi hari ini potensi genangan cukup tinggi. Genangan air hanya berkurang di lokasi yang sudah memiliki pompanisasi. Saya masih menunggu laporan dari PUPR terkait berapa titik genangan banjir di kelurahan dan kecamatan sebab sampai saat ini hujan masih terus mengguyur kota ini,'' katanya.

Ia menambahkan, di tahun ini Gubernur Sumatra Selatan ingin mengurangi dampak banjir di Kota Palembang. Selain itu, Pemprov Sumsel juga ingin mensupport Palembang dalam hal persampahan dan tempat kumuh.

''Pak Gubernur ingin support kita di situ, makanya Dinas PUPR Kota Palembang bersama Balai Nasional beberapa hari ini sudah meninjau beberapa titik yang anggarannya dialokasikan dari APBN digunakan untuk menangani genangan air,'' pungkasnya. (DW/OL-10)

BERITA TERKAIT