20 January 2021, 06:48 WIB

Banjir Genangi Pantura Jawa Tengah


Akhmad Safuan | Nusantara

BANJIR melandadi sebagian daerah pantura Jawa Tengah. Ribuan rumah di sepanjang jalur pantura Semarang-Demak terendam banjir menyebabkan lalu lintas tersendat. Banjir hampir merata di wilayah pantura Jateng mulai dari Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Demak, Semarang dan Kudus.

Arus kendaraan tersendat karena adanya banjir dengan ketinggian sekitar 50 cm mulai dari Simpang Genuk hingga bekas terminal Terboyo, Kota Semarang. 

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut banjir melanda wilayah Semarang Utara dan Semarang Timur.

"Curah hujan tinggi dan beberapa sungai meluap. Kita terus mengaktifkan rumah pompa untuk mengeringkan genangan," ujar Hendrar.

Sementara itu di Kendal, BPBD setempat mencatat ada lima kecamatan terendam banjir dengan ketinggian 10-60 cm. Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo menyebutkan banjir dipicu curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Blorong, Kutho dan Sungai Kendal.

Sedangkan di Demak ada 13 desa di lima kecamatan terendam banjir. Bahkan volume air Bendung Barang di Kecamatan Mranggen dan Bendung Jragung di Kecamatan Karangawen melebihi kapasitas. 

baca juga: BMKG : Jawa Barat Rawan Bencana Banjir Bandang

"Banjir terjadi karena curah hujan tinggi di Kabupaten Semarang hingga beberapa sungai yang hilirnya ada di Demak meluap," ungkap Kepala BPBD Demak Agus Nugroho.

Di Kudus banjir akibat meluapnya Sungai Piji banjir setinggi 30-80 cm merendam sedikitnya 600 rumah warga di Desa Kesambi, Temulus, Golan Tepus dan Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Namun belum ada pergerakan warga untuk mengungsi. (OL-3)

BERITA TERKAIT