19 January 2021, 21:58 WIB

Jatim Klaim Selama PPKM Angka Positif Covid Turun


Faishol Taselan | Nusantara

PEMPROV Jatim mengklaim terjadi penurunan jumlah kasus Covid-19 selama penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 15 daerah di Jawa Timur. ''Dari data epidemiologi yang diterima kami, itu menunjukkan sudah ada penurunan. Namun hal itu jangan sampai membuat kita lengah. Jadi PPKM ini sudah menunjukkan hasil yang cukup bagus,'' kata Sekdaprov Jatim Heru Tjahyono di Surabaya, Selasa (19/1).
    
Pemprov Jatim telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi secara virtual, dipimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dari evaluasi itu, penerapan PPKM yang sudah berlangsung selama sepekan ini mulai menunjukkan hasil yang bagus.

''Dari data epidemiologi yang diterimanya menunjukkan sudah ada penurunan angka Covid-19 di Jatim,'' katanya.

Heru mengaku belum bisa mengungkapkan rasio penurunan Covid-19 di Jatim saat diterapkan PPKM. Sebab, evaluasi PPKM masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap.

''Masih belum. Ini evaluasinya bertahap. Dua hari lalu Madiun Raya, lalu Surabaya Raya. Nanti malam Malang Raya, dan besoknya Madiun. Tren penurunan belum bisa dibaca kongkrit,'' ujarnya saat ditanya rasio penurunan Covid-19.

Heru mengungkapkan, ada hal-hal yang ditekankan oleh Gubernur dalam rapat evaluasi PPKM tersebut. Di antaranya, untuk meningkatkan lagi disiplin protokol kesehatan dan operasi yustisi, mengurangi mobilitas masyarakat, membentuk covid hunter, dan menggerakkan kampung tangguh. (Faishol Taselan/FL/OL-10)

BERITA TERKAIT