19 January 2021, 15:55 WIB

Masuk Banyumas Wajib Bawa Hasil Tes Antigen Negatif


Lilik Darmawan | Nusantara

KENDATI pemberlakuan pengetatan kegiatan masyarakat (PPKM) telah berjalan sepekan, Pemkab Banyumas, Jawa Tengah justru semakin memperketat wilayah perbatasan. Mulai Rabu (20/1) pendatang yang masuk ke Banyumas harus menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan Tim Covid-19 yang merupakan tim gabungan akan menggelar razia secara acak di lima pintu perbatasan secara acak.  “Berdasarkan hasil evaluasi dari PPKM, maka bakal dilakukan razia secara acak di lima pintu perbatasan masuk Banyumas,” tegas Bupati Husein,  Selasa (19/1).

Dijelaskan oleh Bupati, jika ada yang tidak membawa hasil negatif tes cepat antigen, bisa langsung tes di tempat. ”Kami kerja sama dengan pihak RS yang siap melakukan tes cepat antigen. Namun demikian, tes tersebut berbayar. Bagi yang hasilnya positif, maka akan langsung diminta menjalani isolasi atau perawatan di RS. Sedangkan yang negatif  akan diperbolehkan masuk ke Banyumas,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Banyumas Budhi Setiawan mengatakan bahwa pihaknya mendukung kebijakan itu dalam rangka menekan kasus Covid-19.

“Kebijakan ini merupakan upaya untuk membentengi daerah kita dari  Covid-19. Sekaligus untuk memutus rantai penularan Covid-19,” jelas dia. (OL-13)

Baca Juga: PSBB Ketat Lebih Efektif Tangkis Covid dari Rapid Tes Antigen

BERITA TERKAIT