19 January 2021, 10:08 WIB

Tes Cepat Antigen 3.544 Komorbid di Banyumas, 1,3% Reaktif


Lilik Darmawan | Nusantara

DARI tes cepat antigen yang digelar secara massal untuk ribuan komorbid di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), hanya ditemukan 1,3% yang reaktif.  Yakni dari 3.544 komorbid di 80 desa dan kelurahan, hanya ditemukan 48 yang reaktif. Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa pada Senin (28/1), pihaknya menggelar tes cepat antigen di 80 desa dan kelurahan di Banyumas. Targetnya adalah komorbid yang berusia lanjut sebanyak 4.000 orang. 

"Dari target tersebut, ada 3.544 yang mengikuti tes cepat antigen. Hasilnya ada 3.496 yang negatif, sedangkan 48 lainnya reakti," ┬Łkata Bupati dalam keterangan tertulis, Selasa (19/1).

Dijelaskan oleh Bupati, dari 48 yang reaktif, 20 di antaranya bergejala dan 28 lainnya tidak bergejala. 

"Pemkab telah menindaklanjuti dengan ditemukannya 48 yang reaktf tersebut. Mereka dites PCR untuk memberikan kepastian. Bagi komorbid yang bergejala diisolasi di rumah karantina Baturraden. Sedangkan yang tidak bergejala, diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Untuk yang bergejala dan jika nantinya positif setelah dites PCR, maka akan dirawat di RS,"┬Łujarnya.

Saat sekarang, lanjut Bupati, pihaknya masih menunggu hasil tes PCR untuk warga yang ketahuan reaktif berdasarkan tes cepat antigen tersebut. 

"Kami memang sengaja menggelar tes cepat antigen, untuk mengetahui kondisi komorbid di lokasi-lokasi dengan kasus kematian tinggi. Langkah ini juga sebagai bagian dari upaya untuk menekan angka kematian Covid-19," jelasnya.

baca juga: Pasien Sembuh Covid-19 di Klaten Bertambah

Seperti diketahui, pada Senin telah digelar tes antigen untuk komorbid yang ada di Banyumas. Mereka cukup sadar untuk mengikuti tes cepat antigen yang digelar. Pelaksanaan tes cepat antigen dilaksanakan oleh petugas kesehatan puskesmas terdekat. Lokasi tes dilangsungkan di balai desa atau aula kelurahan. (OL-3)

BERITA TERKAIT