17 January 2021, 23:59 WIB

Ratusan Pengungsi Gunung Merapi Masih Bertahan di Barak


Djoko Sardjono | Nusantara

PENGUNGSI erupsi Gunung Merapi yang masih bertahan di tempat evakuasi sementara (TES) Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, Kemalang, Klaten, sebanyak 320 orang. Dari 320 pengungsi itu, 227 orang berada di TES Balai Desa Balerante, dan 93 pengungsi lainnya di TES Balai Desa Tegalmulyo.

Sebanyak 227 pengungsi yang ditampung di TES Balai Desa Balerante  meliputi anak balita (20), lansia (29), anak-anak (41), dewasa (121),  ibu hamil (2), ibu menyusui (6), dan difabel (8). Mereka warga Desa Balerante asal Dukuh Sambungrejo, Ngipiksari, Ngelo,  Sukorejo, dan Gondang. Lima dukuh ini merupakan kawasan rawan bencana  (KRB) III Gunung Merapi.

Sedangkan 93 pengungsi di TES Balai Desa Tegalmulyo terdiri dari balita (5), lansia (12), anak-anak (17), dan dewasa (59). Mereka warga asal Dukuh Canguk, Sumur, dan Pajegan.

"Warga KRB III Desa Balerante dan Tegalmulyo  mengungsi sehari setelah BPPTKG menaikkan status Gunung Merapi dari waspada menjadi siaga pada 5 November 2020," jelas Humas BPBD Klaten, Nur Tjahjono, Minggu (17/1).

BPPTKG menetapkan tiga desa di Kecamatan Kemalang, yakni Balerante, Tegalmuyo, dan Sidorejo masuk KRB III Gunung Merapi. Namun, warga Desa  Sidorejo belum mengungsi hingga saat ini. (R-1)

BERITA TERKAIT