17 January 2021, 04:50 WIB

DKI JakartaBangun RS Baru Rujukan Korona


(Put/AT/H-3) | Nusantara

DINAS Kesehatan DKI Jakarta akan mendukung upaya pendirian RS baru khusus untuk menjadi RS rujukan covid-19. Program ini rencananya akan berkolaborasi dengan banyak pihak, di antaranya RS BUMN dan swasta.

Pendirian RS tersebut beserta kelengkapan sarananya akan dilakukan pihak swasta. Sementara itu, untuk sumber daya manusia dan manajerialnya akan dilakukan BUMN.

"Kemudian kami akan mendukung dari sisi regulasinya," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Jumat (15/1).

Menurutnya, kerja sama ini merupakan model baru yang disepakati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. "Kalau ini berjalan sukses tentunya kami akan mereplikasi di tempat yang lain. Tentu saja kami akan terus mendampingi proses ini," ujarnya.

Di sisi lain, Widyastuti menyebut pihaknya sudah menambah jumlah RS rujukan di Jakarta dari semula 98 RS rujukan menjadi 101 RS rujukan bagi pasien covid-19.

Jumlah tempat tidur isolasi telah bertambah dari sebelumnya 7.379 unit menjadi 7.548 unit. Untuk keterisiannya per 10 Januari, yakni sebesar 86% dengan total pasien isolasi sebanyak 6.501 orang.

Sementara itu, untuk tempat tidur ICU telah bertambah dari semula 960 unit menjadi 995 dengan persentase keterisiannya sebesar 85% dengan total pasien ICU sebanyak 849 orang.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mendesak Pemda DIY segera merekrut ulang tenaga kesehatan guna menambah kapasitas pelayanan covid-19 di berbagai rumah sakit di DIY. "Kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam kondisi kritis saat ini. Antrean pasien covid-19 membeludak dan banyak yang tidak tertampung di rumah sakit ataupun layanan kesehatan," jelas dia, kemarin.

Ia mengaku prihatin dengan keterbatasan tenaga kesehatan meskipun ruang rumah sakit masih banyak. "Dalam kondisi tertekan saya khawatir banyak nakes yang berisiko tertular dan terpaksa nonaktif beberapa saat," jelas dia. (Put/AT/H-3)

BERITA TERKAIT