16 January 2021, 10:55 WIB

Mensos Minta Warga Sulbar Hindari Tepi Pantai


mediaindonesia.com | Nusantara

MENTERI Sosial Tri Rismaharini meminta warga Sulawesi Barat menghindari tepi pantai karena masih akan ada gempa susulan yang terjadi.

"Kemarin, sebelum ke sini, saya telepon Kepala BMKG menanyakan kemungkinan apakah akan ada gempa susulan dan ia menjawab akan ada gempa susulan. Nah, permasalahannya adalah gempa susulan itu apakah besar atau tidan dan bisa menimbulkan tsunami itu yang belum bisa diprediksi. Karena itu, saya imbau warga hindari pantai," kata Mensos di Sulbar.

Mensos, Sabtu (16/1) pagi, juga merasakan adanya gempa susulan saat meninjau fasilitas bandara guna memastikan angkutan logistik bantuan tidak terganggu.

Baca juga: 32 Gempa Guncang Sulawesi Barat

"Ini kita masih rasakan gempa susulan dan menghindari bangunan," tambah Risma.

Selain memastikan kelancaran bantuan logistik, Risma juga menegaskan  adanya bantuan tenaga kesehatan yang tiba di Sulbar untuk menangani korban yang berada di rumah sakit regional dan pusat.

"Pagi ini mereka akan dateng guna membantu pengobatan," jelas Risma.

Saat ini, akses darat menuju lokasi bencana di Mamuju, Sulbar masih terputus akibat longsor di sejumlah titik. Hal itu sangat menyulitkan distribusi bantuan logistik dari wilayah sekitar.

Tidak hanya itu, sebanyak 43 orang anggota tim terpadu yang terdiri dari Kemensos, BNPB, Kemenkes, Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang masuk melalui bandara Hasannudin Makasar melanjutkan dengan jalan darat telah melakukan perjalanan selama 8 jam dan tiba di Kota Polowali Mandar belum bisa sampai ke Kota Mamuju.

Sejumlah relawan dan TNI-Polri terus melakukan pembersihan jalan yang tertimbun longsor di sejumlah titik jalan trans Sulawesi.

Menurut pengakuan salah satu Tim dari Kemensos Alek Triyono, sepanjang malam hujan terus tidak berhenti membuat perjalanan tim tidak bisa cepat dan harus beberapa kali terhenti.

Setibanya di Polman, tim beristirahat dan berkoordinasi dengan BNPB. Akhirnya, diputuskan melanjutkan perjalanan dengan helikopter milik BNPB yang sudah standby di Mamuju.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat sebanyak 43 orang meninggal dunia akibat gempa di Sulbar. Korban paling banyak ada Kabupaten Mamuju.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan korban tewas di Mamuju ada 34 orang. Sembilan korban tewas lainnya ada di Kabupaten Majene. Dua wilayah di Sulbar ini jadi wilayah terparah akibat gempa bumi. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT