14 January 2021, 21:35 WIB

Hutan Lindung Gunung Slamet Rusak Picu Longsor di Brebes


Supardji Rasban | Nusantara

KERUSAKAN hutan lindung di lereng Gunung Slamet berakibat sering terjadinya bencana tanah longsor di daerah sekitarnya, seperti di Kabupaten Brebes wilayah Selatan.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Nushy Mansur. "Kabupaten Brebes termasuk tiga daerah yang dekat dengan Gunung Slamet yakni Kabupaten Banyumas, Banjarnegara,  Pemalang," ujar Nushy, Kamis (14/12/2021).

Nuhsy menyebut tidak sedikit hutan lindung di wilayah selatan Brebes yang kini beralih fungsi menjadi perkebunan dan areal pertanian. Perambahan hutan untuk areal perkebunan dan pertanian sekarang sudah meluas, termasuk pada hutan lindung di lereng Gunung Selamet.

Nuhsy menjelaskan di posko pendakian Gunung Selamet juga hutan lindung sudah terang benderang dan harus kita waspadai. "Perambahannya sangat parah dan kerap mengakibatkan bencana," jelasnya.

Menurut Nuhsy, perambahan hutan di wilayah Kabupaten Brebes selatan paling parah terjadi di wilayah Kecamatan Sirampog dan Kecamatan Paguyangan. Kondisi  tersebut menjadi penyebab terjadinya longsor di wilayah selatan karena hutan yang kondisinya memprihatinkan karena sudah gundul.

Ia menambahkan, selain di dua kecamatan itu, perambahan hutan juga terjadi di beberapa titik di wilayah kecamatan lain di wilayah Brebes Selatan. "Seperti Kecamatan Bumiayu dan Kecamatan Tonjong," pungkasnya. (OL-13)

Baca: Jadi Penyintas Covid, Anies Donorkan Plasma Konvalesen

 

BERITA TERKAIT