14 January 2021, 15:39 WIB

Tasikmalaya Mulai Program Vaksinasi Covid-19 pada Februari


Kristiadi | Nusantara

PROGRAM vaksinasi covid-19 sudah resmi dimulai dengan ditandai penyuntikan perdana vaksin sinovac kepada Presiden Joko Widodo, Rabu (13/1). Sejumlah daerah pun mengikuti hal serupa pada hari ini, namun Kota Tasikmalaya baru akan melakukan vaksinasi di bulan Februari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra mengatakan vaksin covid-19 belum terdistribusikan.
 
"Untuk di Jawa Barat sekarang terdapat tujuh Kabupaten dan Kota yang melaksanakan vaksinasi pada termin satu tahap pertama antara lain di Bandung Raya, Bogor, Depok dan Bekasi. Akan tetapi, Kota Tasikmalaya bersama daerah lain masuk pada termin dua tahap pertama yang diperkirakan baru akan dilakukan di bulan Februari," kata Asep, Kamis (14/1).

Baca juga: Kota Tasikmalaya Berlakukan Jam Malam saat PPKM

Ia mengatakan Tasikmalaya masih terus melakukan persiapan vaksinasi bersama TNI dan Polri dengan cara sosialisasi kepada masyarakat agar ikut menyukseskan program vaksinasi. Asep menyebut dari informasi, Kota Tasikmalaya akan mendapat 4.000 dosis vaksin covid-19 untuk 2.000 tenaga kesehatan.

"Untuk tenaga kesehatan (nakes), satu nakes akan mendapatkan dua kali suntikan, masing-masing satu dosis vaksin tetapi jumlahnya itu belum cukup untuk melakukan vaksinasi ke seluruh nakes di Kota Tasikmalaya. Nakes di Kota Tasikmalaya mencapai 4.000 orang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat sudah melakukan sejumlah persiapan untuk pelaksanaan vaksinasi dan sosialisasi kepada sejumlah pihak terkait pelaksanaan vaksinasi. Simulasi vaksinasi pun sudah dilakukan di tingkat puskesmas atau fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.

"Di Kota Tasikmalaya terdapat 26 faskes yang disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi covid-19 di antaranya ada 22 puskesmas, tiga klinik dan satu rumah sakit. Dinas Kesehatan telah menyiapkan tempat penyimpanan vaksin begitu nanti tiba dan akan dijaga petugas selama 24 jam," paparnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT