14 January 2021, 10:20 WIB

Aksi Tanggap Bencana Kementerian Sosial


Mediaindonesia.com | Nusantara

TIDAK dimungkiri, tugas Kementerian Sosial RI saat ini memang cukup berat. Sebab, selain harus mengurusi para korban terdampak covid-19, kementerian juga harus membantu para korban bencana alam dan nonalam yang terjadi di Tanah Air.

Itu sebabnya, kesigapan Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam menangani dua bencana yang berdekatan, kecelakaan pesawat Sriwijaya Air serta bencana longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, mendapat pujian. Diungkapkan aktivis sosial Lembaga Swadaya Masyarakat Berhuma, Khoirul Anam, aksi Risma itu menunjukkan tanggung jawabnya yang besar sebagai wakil negara pengayom masyarakat.   

Baca juga: Mensos Risma Datangi KPK Bahas Pengelolaan Bansos

“Hal itu menunjukkan tanggung jawab dia terhadap tugasnya,” kata Khoirul.  Ia meneybut saat di posko utama Bandara Soekarno-Hatta Risma pun memastikan keberadaan petugas pemberi layanan psikologis untuk keluarga korban.

Sementara saat di Sumedang, Risma memimpin langsung proses penanggulangan, termasuk memberikan bantuan untuk para korban, mendirikan tenda darurat dan dapur umum. “Itu membuat para korban longsoran dipastikan tak akan kesulitan makanan dan kebutuhan dasar lainnya,” kata Khoirul.

Di Sumedang,  Risma langsung mengunjungi para keluarga korban longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat.  Risma menerobos rintik hujan dan mendatangi rumah-rumah korban longsor pada Minggu (10/1) malam lalu. Risma berusaha menenangi keluarga korban longsoran itu, sambil kemudian memberikan bantuan tunai sebesar Rp15 juta.

Risma juga berusaha menenangi seorang ibu yang kehilangan suaminya akibat bencana tanah longsor tersebut. Selain bantuan dana tunai, Risma juga memberi bantuan lain untuk para korban.

"Saya berharap kita bisa segera melakukan evakuasi, terutama bagi warga yang kondisinya rentan untuk terkena bencana susulan. Saya tadi melihat masih ada retakan-retakan di tebing," kata Risma. (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT