14 January 2021, 13:22 WIB

Jalur Pantura Perbatasan Tegal-Pemalang Banjir Lalin Tersendat


SUPARDJI RASBAN | Nusantara

HUJAN yang terus mengguyur sejak Rabu petang hingga Kamis (14/1/2021) malam mengakibatkan air Sungai Kemiri di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal Jawa Tengah, meluap. Limpasan air Sungai Kemiri tersebut meluber hingga ke jalur Pantura dan mengakibatkan jalur utama tersebut tergenang air, persisnya di Desa Kedungkelor yang merupakan perbatasan Kabupaten Tegal-Kabupaten Pemalang.
     
Banjir yang menggenangi badan jalan mengakibatkan arus lalu lintas jurusan Tegal-Semarang itu tersendat. Kendaraan dari dua arah harus berjalan melambat, dan antrean panjang pun tak terhindarkan.
     
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas, sejumlah petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Tegal dikerahkan untuk mengatur lalu lintas yang cukup padat. "Air hujan ini akibat limpasan dari Sungai Kemiri yang terjadi sejak
semalam," ujar Kepala Bagian Operasi Polres Tegal, Kompol Ari Heriyanto yang ditemui tengah ikut mengatur lalu lintas, Kamis (14/1/2021).

Ari mnenuturkan pihaknya menerjunkan anggotanya untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur utama Pantura tersebut. "Kami terus lakukan penarikan kendaraan agar tidak macet," terang Ari.

Kata Ari, hanya di jalur Pantura perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang saja yang terjadi genangan air. "Tapi kami tetap koordinasi dengan Polres Pemalang dalam pengaturan arus lalu lintas ini," pungkasnya. (JI/OL-10)

 

BERITA TERKAIT