14 January 2021, 05:45 WIB

Manusia Robot Kampanyekan Taat Prokes


(DG/N-1) | Nusantara

BAHAYA virus korona masalah bersama. Siapa yang lalai mematuhi protokol kesehatan (prokes) akan berpotensi tertular covid-19.

Ada yang menganggap mengatasi virus mematikan itu menjadi tugas pemerintah semata. Di pihak lain, banyak juga anggota lapisan masyarakat yang sadar penularan covid-19 merupakan ancaman bersama.

Kesadaran sayangi nyawa sendiri maupun orang lain memacu Herti Ruhiana untuk terlibat langsung memberikan edukasi prokes kepada masyarakat.

Cara warga Kampung Bewak, RT 3 RW 3 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, itu pun unik dalam menarik perhatian masyarakat.

Ia memakai replika kostum robot dalam film Transformers yang terbuat dari limbah rumah tangga, seperti stirofoam, bola plastik, tempat makan bekas, teropong mainan anak, hingga kertas HVS sebagai tambalan.

Kostumnya yang nyeleneh mengundang orang untuk mendekat. Saat itulah dia menyampaikan betapa berbahayanya tidak memakai masker. Sesekali ia melambai-lambaikan kedua tangannya kepada anak-anak yang menonton dari kejauhan. Dalam menyosialisasikan prokes, Herti juga membagi-bagikan masker.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai cleaning service di sebuah perusahaan itu mengaku terbeban mengampanyekan prokes karena melihat masih banyak pedagang kaki lima, pengendara sepeda motor, dan anak-anak tidak mengenakan masker.

Supaya pesan-pesannya mudah masuk, ia memandang menyosialisasikan prokes dengan cara menghibur akan lebih efektif. "Sayangi nyawa sendiri dan keluarga. Sayangi nyawa orang lain juga. Ayo pakai masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan," paparnya kepada para pedagang di kota wisata Lembang, kemarin.

Sebelum pandemi merebak, pria yang akrab disapa 'Kang Herti Gol' ini memiliki pekerjaan sampingan sebagai komentator pertandingan sepak bola dengan berkostum robot.

Kepiawaiannya mengolah kata dan mengocok perut penonton membuat warga Lembang sering memanggilnya mengisi acara. Namun, imbas pandemi, pertandingan sepak bola disetop dan undangan mengisi acara juga sepi.

"Waktu yang ada sekarang saya gunakan untuk kampanye prokes agar masyarakat semakin sadar memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," cetusnya. (DG/N-1)

BERITA TERKAIT