14 January 2021, 04:00 WIB

Kebutuhan Pengungsi Erupsi Merapi Tercukupi


JS/TS/OL/PT/Ant/N-3 | Nusantara

TANGAN lembut pemerintah masih terus menjaga para pengungsi yang terdampak bencana erupsi Gunung Merapi. Bantuan untuk mereka terus mengalir.

Di pos pengungsian Desa Bale­ran­te dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Pe­nanggulangan Bencana Jawa Tengah dan kabupaten, belum ber­henti. BNPB mengalirkan ban­tuan berupa matras, selimut, paket sandang, dan perlengkapan sekolah.

“BNPB juga menyerahkan bantuan paket lauk, paket siap saji dan paket tambah gizi. Jika dihitung nominal, total mencapai Rp114,6 juta,” kata Kepala Seksi Logistik, BPBD Klaten, Rujedy Endro Suseno.

Sementara itu, BPBD Jawa Tengah memasok beras, gula, kecap, minyak goreng, family kit, sarung, handuk, dan tas sekolah. “BPBD memberikan bantuan sembako untuk relawan di posko siaga bencana erupsi Merapi. Posko berada di Desa Balerante, Tegalmulyo dan Sidorejo,” tambahnya.

Sampai kemarin, sebanyak 275 warga mengungsi di Balai Desa Balerante dan Tegalmulyo. Mereka sudah 2 bulan di pengungsian.

Di Magelang, Jawa Tengah, pengungsi dikunjungi Yayasan Kar­tika Jaya XII-1 Akademi Militer dan SMP Kartika XII-1 Merto­yu­dan. Mereka menggelar bakti so­sial di pos pengungsian Dusun Babadan I, Desa Paten. Rombong­an juga menyerahkan sejumlah bantuan. “Bantuan berasal dari orangtua siswa, guru, dan karyawan,” ungkap Kepala SMP Asrual Triwirasto.

Di Lembata, Nusa Tenggara Timur, warga korban erupsi Gunung Lewotolok juga mendapat perhatian Melanie Subono melalui Rumah Harapan Melanie. Aktivis sosial itu mendonasikan bantuan untuk pengungsi penyandang disabilitas. Bantuan berupa kursi roda, tongkat kaki dewasa, tongkat kaki anak, dan tongat bagi penyandang tunanetra.

Dalam program donasi itu, Melanie juga melibatkan JNE untuk pe­ngiriman gratis. Sejumlah pesohor juga bergabung, yakni Sandrina Malakiano, Erick EST, dan Alvin Adam. (JS/TS/OL/PT/Ant/N-3)

BERITA TERKAIT