13 January 2021, 22:32 WIB

Purwakarta Siaga Bencana Banjir dan Longsor


Reza Sunarya | Nusantara

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, siaga mengantisipasi bencana banjir dan longsor. Persiapan dilakukan menyusul musim hujan yang sudah mulai intens turun di wilayah Purwakarta.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengakui, Pemkab Purwakarta telah melakukan langkah antisipasi dengan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam masalah kebencanaan. Menurutnya, ada beberapa titik yang telah dipetakan sesuai mitigasi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Purwakarta.

"Kami sudah petakan mana-mana saja wilayah yang rawan banjir dan wilayah mana saja yang memang rawan terjadinya bencana longsor," Kata Anne Ratna Mustika, saat peresmian Saung Ambu keenam, Rabu (13/1).

Dikatakan Anne, beberapa wilayah kecamatan masuk dalam rawan banjir di Kecamatan Purwakarta dan sekitarnya. Sementara daerah rawan bencana longsor berada di daerah dengan dataran tinggi, seperti Kecamatan Pondoksalam, Kecamatan Tegalwaru, Kecamatan Wanayasa, dan Kecamatan Bojong.

"Wilayah-wilayah yang rawan bencana itu sudah kami buatkan posko yang sama dengan posko pandemi Covid-19. Jadi, masih dalam satu satgas," Ungkapnya.

Menurutnya, permasalahan kebencanaan pun sudah mulai dirasakan di Purwakarta. Seperti yang terbaru ialah adanya bencana banjir di wilayah Kampung Selaeurih, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur. Banjir ini merendam rumah lantaran longsoran tanah yang menyumbat saluran air sehingga meluap ke pemukiman warga.

Berdasarkan data dari Diskar PB Purwakarta, sepanjang 2020 bencana longsor berada di posisi dua terbanyak setelah kebakaran yang terjadi di Purwakarta dengan persentase 33%. (RZ/OL-10)

BERITA TERKAIT