13 January 2021, 21:35 WIB

Penerima Vaksinasi akan Disuntik Dua Kali Selang 14 Hari


Yoseph Pencawan | Nusantara

Sumatera Utara akan memulai vaksinasi Covid-19 pada Kamis, 14 Januari 2021. Vaksinasi akan diawali pada pejabat tingkat provinsi dan kabupaten/kota serta diikuti tokoh masyrakat dan para tenaga kesehatan.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara Edy Rahmayadi memastikan dirinya akan menjadi orang pertama yang divaksin di provinsinya. "Baru kemudian disusul pejabat dan tokoh tingkat provinsi lain," ujar Edy yang juga Gubernur Sumut, Rabu (13/1).

Adapun tenaga kesehatan yang akan menyuntik Edy adalah dr Handoyo  dari Tim Medis Satgas Covid-19 Sumut. Dan Edy mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan olehnya sebelum disuntik.

Usai pejabat dan tokoh Sumut, selanjutnya giliran 10 pejabat dan tokoh Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deli Serdang  yang akan dilaksanakan pada 15 Januari 2021.

Bila bupati atau wali kota belum atau tidak dapat divaksin, bisa digantikan wakilnya atau sekda. Dan bila tidak bisa juga maka dapat digantikan asisten. "Kalau Kepala Dinas Kesehatan itu wajib karena tenaga kesehatan," imbuhnya.

Lebuh lanjut Edy merinci, semua partisipan pada termin pertama ini akan mendapat dua kali suntikan dengan jarak waktu 14 hari dari suntikan pertama. "Aturannya itu 14 hari, tetapi saya dengar kabar belum resmi, ada juga 28 hari, kita lihat nanti," ujar Edy.

Dia juga mengungkapkan saat ini jumlah vaksin yang diterima Pemprov Sumut baru 40.000. Namun Edy Rahmayadi yakin kebutunan vaksin Sumut akan terpenuhi. "Harusnya itu 74.000 (vaksin), tetapi sekarang yang ada 40.000, kurang 34.000 lagi. Ini berjalan karena jaraknya (dari suntikan pertama) 14 hari atau mungkin lebih,'' ungkapnya. (YP/OL-10)

BERITA TERKAIT