13 January 2021, 11:05 WIB

Pasien Covid-19 di Riau Bertambah 266 Orang


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

JUMLAH kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Riau semakin hari kian bertambah. Hingga Selasa (12/1) malam, terdapat penambahan 266 kasus terkonfirmasi covid-19 dan penambahan 78 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh. Sedangkan kabar duka, terdapat penambahan 2 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena covid-19.

"Sampai saat ini, total terkonfirmasi 26.652 kasus dengan isolasi mandiri 1.011 orang, rawat di rumah sakit 563 orang, sembuh 24.456 orang, dan 622 meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Rabu (13/1).

Ia menjelaskan, suspek yang isolasi mandiri berjumlah 2.395 orang, isolasi di rumah sakit berjumlah 10 orang. Kemudian selesai isolasi berjumlah 62.072 orang, meninggal berjumlah 169 orang. Sehingga total suspek berjumlah 64.646 orang.

Baca juga: IDI Makassar Sesalkan Pj Wali Kota Longgarkan Pembatasan

"Spesimen diperiksa berjumlah 924 sampel dan jumlah orang diperiksa berjumlah 856 orang. Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 205.197 spesimen," jelas Mimi.

Ia menambahkan, kabar duka berupa penambahan 2 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena covid-19. Keduanya yaitu seorang perempuan berusia 40 tahun, warga Kabupaten Bengkalis dan perempuan berusia 33 tahun, warga Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurut Mimi, meskipun PSBB sudah berakhir dan pemerintah menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman dengan tujuan mempercepat penanganan covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja. Selalu Menjaga jarak atau Physical Distancing. Sering mencuci tangan pakai sabun," jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan.

"Walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian," pungkas Mimi. (OL-1)

BERITA TERKAIT