13 January 2021, 10:59 WIB

Citanduy dan Cikidang Meluap, Ratusan Rumah Terendam Banjir


Kristiadi | Nusantara

HUJAN deras menyebabkan aliran Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang meluap dan merendam ratusan rumah di Kampung Bojongsoban dan Hegarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (12/1) sekitar pukul 22.00 WIB. Hingga kini kondisi air belum surut.

Pantauan mediaindonesia.com, ratusan rumah di dua kampung masih terendam banjir setinggi 50 sentimeter hingga 1 meter lebih. Ratusan pemilik rumah masih bertahan di tengah kepungan banjir yang merendam rumah mereka. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut.

Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Hendi, 46 mengatakan hujan yang terjadi siang hingga malam kemarin mengakibatkan Sungai Citanduy dan Cikidang meluap mengenangi ratusan rumah dengan ketinggian rata-rata antara 50 sampai sampai satu meter. Warga memilih bertahan di rumah dan waspada bila ketinggian air terus meningkat.

"Ketinggian air paling parah di Kampung Bojongsoban dan Hegarsari dengan ketinggian 50 cm sampai satu meter. Sedangkan di lokasi lainnya rata-rata 30-40 cm. Masyarakat memilih bertahan di rumah dan berharap air segera surut," kata Hendi, Rabu (13/1).

Ia menambahkan banjir yang sering terjadi di Kecamatan Sukaresik tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga areal persawahan. Diperkirakan ada puluhan hektar sawah terendam banjir dan dipastikan gagal panen. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang bukan hanya sekali ini terjadi. Peristiwa banjir besar terjadi pertamakali pada 2021. Kemudian pada 2020 dua kali terjadi banjir. 

baca juga: Banjir Ancam Pertanian Kalsel 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengatakan hujan deras yang terjadi sejak kemarin siang mengakibatkan Sungai Citanduy dan Cikidang. Banjir yang merendam Jalan Hegarsari menuju kantor desa hingga kini belum bisa dilalui kendaraan.

"Kami minta masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor," kata Irwan. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT