12 January 2021, 23:27 WIB

Wali Kota Rudy Minta Kekurangan Vaksin Sinovac Dikirim Secepatnya


Widjajadi | Nusantara

Vaksin Sinovac sebanyak 10.609 dosis yang ditunggu Pemkot Surakarta akhirnya tiba di gudang farmasi milik Dinkes Kota di Kampung Bumi, Laweyan, Selasa petang ( 12/1). Kota Solo merupakan satu dari tiga daerah di Jateng yang menerima pertama vaksin yang didatangkan dari Tiongkok.

"Mestinya total 10.620 dosis vaksin Sinovac. Namun yang datang baru 10.609. Saya langsung telepon minta tambahan yang 11 dosis. Jumlah itu untuk sekali injeksi, jadi nanti ada tahap kedua," ungkap Wali Kota FX Hadi Rudyatmo menjawab Media Indonesia di sela-sela menyaksikan penurunan puluhan ribu dosis yang diturunkan dari mobil di gudang farmasi di Kampung Bumi.

Dari pantauan Media Indonesia di lokasi, ada empat mobil polisi yang mengawal satu mobil berisi vaksin dan satu mobil ambulans. Begitu tiba di gudang farmasi milik Dinkes Kota, vaksin disimpan dalam sebuah freezer.

Ada 10.620 tenaga kesehatan di Kota Solo yang akan disuntik vaksin perdana ini, dengan tahapan mulai 14 Januari. Untuk teknik pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan (nakes), 1 nakes atau pendukungnya itu mendapat 2 kali dosis. Untuk masing masing dosis sebanyak 0,5 cc, Dengan jarak dosis 1 ke dosis 2 adalah 14 hari.

"Teman-teman nakes akan dilayani di 33 faskes (fasilitas kesehatan) yang ditunjuk oleh pemerintah. Yakni 17 puskesmas, satu klinik Bhayangkara, dan 14 rumah sakit. Jadi hampir semua rumah sakit, kecuali rumah sakit mata, rumah gigi mulut dan rumah sakit jiwa," ungkap Kadinkes Kota dr. Siti Wahyuningsih di sela-sela penyimpanan vaksin Sinovac.

Terkait kapan, pengiriman vaksin tahap kedua, dia belum mengetahui kapan datangnya. Yang jelas lanjut Siti, usai memvaksinasi nakes, pemerintah akan menjadwalkan minimal 70% dari seluruh jumlah penduduk secara bertahap.

Dia memaparkan, sesuai roadmap, vaksin akan dilakukan dalam 4 tahap hingga Maret 2022. Untuk Kota Solo yang merupakan tiga daerah bersama Kota Semarang dan Kabupaten Semang, mendapat prioritas pertama pelaksanaan vaksinasi.

Tadinya ada 12.837 nakes yang diusulkan mendapatkan vaksin Covid-19 untuk tahap pertama. Dari jumlah tersebut 12.227 di antaranya sudah membalas SMS blast. Dan kemudian tercatat bersamaan kedatantan vaksin Sinovac, yang akan menerima 10.620.

Sementara itu Wali Kota Rudy menegaskan, dirinya tidak akan divaksin, karena dari sisi usia sudah lebih dari 60 tahun. "Saya sudah di atas 60 tahun, jadi tidak ikut divaksin," katanya. (WJ/OL-10)

BERITA TERKAIT