18 December 2020, 14:00 WIB

Pialang Berjangka Rambah Universitas Brawijaya


Bagus Suryo | Nusantara


TIGA perusahaan berjangka komoditi merapat ke Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur. Mereka ialah PT Bestprofit Futures Malang, PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia.

Mereka bersepakat menggulirkan pengembangan program Futures Trading Learning Center (FTLC). Program yang hadir sebagai pusat pembelajaran itu bertujuan untuk memasyarakatkan perdagangan berjangka komoditi bagi warga kampus.

Rektor Universitas Brawijaya Malang Nuhfil Hanani menyatakan tujuan pusat pembelajaran perdagangan berjangka untuk mengembangkan dan memberikan kontribusi pada perbaikan iklim investasi untuk pertumbuhan ekonomi.

"Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas lulusan UB sesuai kebutuhan pasar kerja. Kerja sama ini membuat mahasiswa bersertifikasi pialang, membuka kesempatan kuliah kerja profesi dan peningkatan kerja sama riset dan pendidikan di bidang keuangan," tegasnya.

Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang mengatakan program FTLC memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi serta sarana investasi pengetahuan bagi mahasiswa.

"Ini merupakan institusi pendidikan kedua setelah sebelumnya kerja sama serupa dilakukan dengan STIE Malangkucecwara," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi menjelaskan literasi masyarakat kian meningkat sejalan dengan berkembangnya industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia.

Pemimpin Cabang PT BPF Malang Andri menargetkan program FTLC di dua kampus akan menjadi agenda tetap pada 2021. Tujuannya agar generasi muda lebih akrab dengan investasi perdagangan berjangka komoditi.

"Kita berharap minat terhadap karier sebagai wakil pialang atau pun menjadi calon nasabah ke depan semakin tinggi dan besar," tuturnya. (N-3)

BERITA TERKAIT