18 December 2020, 05:35 WIB

BNNP Malut Akhiri Pelarian Polisi DPO Narkoba


Hijrah Ibrahim | Nusantara

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara mengakhiri pelarian anggota polisi Polda Maluku Utara yang terlibat bisnis haram narkotika jenis shabu.

Anggota polisi berinisial HA itu sebelumnya melarikan diri dan ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 20 November lalu oleh BNNP Malut.

HA ditetapkan tersangka setelah mengambil paket kiriman berisi sabu seberat 20,18 gram di tempat jasa pengiriman di Kelurahan Gamalama pada 20 Oktober 2020. Namun, setelah ditangkap, Husni berhasil kabur dari petugas.

Baca juga: Polres Tulungagung Larang Semua Aktivitas Perayaan Tahun Baru

Setelah melarikan diri selama hampir 3 bulan, tersangka DPO kasus narkoba itu berhasil ditangkap di Jakarta, beberapa waktu lalu, dan dibawa ke Ternate, Kamis (17/12), dengan menumpangi maskapai Garuda Indonesia.

Humas BNNP Malut Zulziawati membenarkan buronan anggota polisi yang terlibat kasus narkoba itu sudah diamankan penyidik BNN Malut dan sudah
tiba di Ternate, Kamis (17/12) pagi.

"Benar, tersangka DPO sudah dibekuk peyidik BNNP di Jakarta dan telah dibawa ke Ternate dan diamankan di Kantor BNNP, di Kecamatan Ternate Selatan," kata Zulziahwati.

Namun, Zulziahati belum mau menjelaskan secara detail kronologis penangkapan serta lokasi Bripka HA ditahan. (OL-1)

BERITA TERKAIT