09 December 2020, 23:27 WIB

Menang Versi Hitung Cepat di Kukar, Edi-Rendi Tunggu Hasil KPU


Syarief Oebaidillah |

CALON tunggal pada Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Edi Damansyah-Rendi Solihin memang versi hitung cepat yang dilakukan usai pemungutan suara, Rabu (9/12). Berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan oleh tim pemenangan, pasangan Edi-Rendi mendapatkan 74,9 persen sementara kotak kosong 25,1 persen.

Pasangan Edi-Rendi sendiri telah mendeklarasikan kemenangan dengan para pendukungnya di Kutai Kartanegara, Rabu (9/12) malam. "Tentunya kemenangan ini akan kami syukuri, namun kami tetap akan menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU, kami akan mengawal semua tahapan penghitungan hingga selesai," kata Edi.

Ia bersyukur pelaksanaan pilkada di Kukar berlangsung dengan aman, tertib, dan damai dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia juga menyatakan akan merangkul semua elemen masyarakat yang sempat berseberangan politik dengannya untuk bersatu kembali membangun wilayah Kukar demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Mari kita sama-sama saling bahu membahu, dan melupakan semua perbedaan politik, demi kemajuan wilayah Kutai Kartanegara," jelasnya.

Pasangan Edi-Rendi diusung seluruh partai politik yang mempunyai kursi di DPRD Kabupaten Kukar yaitu Partai Golkar, Gerindra, PDI Perjuangan, PKB, PAN, PKS, Partai NasDem, Perindo, PPP, serta Partai Hanura.

Di sisi lain, koordinator data tim pemenangan dan koordinator quick count pasangan Edi-Rendi, Efendi Hariyadi mengatakan metode quick count yg digunakan adalah systematic random sampling dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error sekitar 1%.

"Jadi berdasarkan perhitungan untuk Pilkada Kukar ini setara dengan 122 sampel TPS atau setara 35.000 pemilih yg tersebar proporsional" Fendi menjelaskan.

Namun, Fendi menjelaskan hasil quick count ini bukan hasil resmi dan final dalam Pilkada ini. "Quick count ini alat kontrol, bukan hasil final atau resmi. Yang final atau resmi perhitungan KPU Kukar. Namun dengan perhitungan margin error sekitar 1% maka hasil akhir nanti kira-kira tidak akan jauh dari angka ini," ungkap Fendi. (Ant/R-1)

BERITA TERKAIT