04 December 2020, 12:14 WIB

Baru 519 Desa di Papua Barat Dapat Dana Desa


Martinus Solo | Nusantara

SEPANJANG Tahun 2020 Provinsi Papua Barat sudah menyalurkan dana desa sebesar Rp1,5 triliun. Hingga saat ini masih ada 1223 kampung yang belum mendapatkan dana desa, dan baru 519 desa yang mendapatkannya.   

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat Lince Idorwa mengatakan, Provinsi Papua Barat pada tahun 2020, telah mengucurkan dana desa sebanyak Rp1.541.984.713.000 Untuk proses penyaluran tahap ketiga, baru 519 kampung di Papua Barat yang tersalurkan dari total 1742 kampung yang ada di Papua Barat. Sementara itu, masih ada 1223 kampung yang belum tersalurkan.

"Penyaluran dana desa atau kampung di Provinsi Papua Barat telah mencapai 86,14 persen. Realisasi penyerapan sarana dan prasarana sebesar 61 persen dengan nilai Rp549.725.999.347 dan realisasi non sarana prasarana sebesar 66,42 persen dengan nilai anggaran sebesar Rp427.576.644.157,"  kata Lince, Jumat (4/12)/

Sementara untuk penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pada penyaluran triwulan 3 bulan ke 9, telah mencapai 114 kampung dari 1742 kampung. Selanjutnya untuk kabupaten yang telah menyalurkan 100 persen dana desa tahap 3, yaitu Kabupaten Fakfak, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Pegunungan Arfak.

Di masa pandemi ini Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) merupakan salah satu motor penggerak di kampung.  BUMdes dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung.

baca juga: Walhi Kritik Isi Raperda Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Kalsel

"BUMDdes di Papua Barat sebanyak 264. BUMdes yang aktif sebanyak 188 dan yang tidak aktif sebanyak 76. BUMdes tidak berjalan secara baik di Papua Barat, karena masyarakat kurang memahami peran dari BUMdes. Diharapkan dalam rencana Peraturan Pemerintah tentang BUMdes tahun 2021, dapat lebih mengakomodir keinginan-keinginan masyarakat, sehingga BUMdes dapat berkembang dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi  mengatakan Presiden Joko Widodo melalui bantuan dana desa memberikan kesempatan yang sama kepada semua kampung atau desa yang ada di Indonesia untuk menjadi desa yang maju. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT