04 December 2020, 03:10 WIB

Klaster Ponpes Terbesar di Babel


RF/AD/WJ/N-1 | Nusantara

SELAMA covid-19 mewabah di Provinsi Bangka Belitung (Babel), klaster kelompok pondok pesantren menyumbang angka terpapar paling banyak.

Sekretaris Pusdalops Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa menyebut penyebaran dibagi dalam dua bentuk yakni klaster individu dan klaster kelompok. Klaster kelompok mendominasi sebanyak 247 kasus, sedangkan individu hanya 133 orang.

Klaster kelompok antara lain terjadi di Kapal Keruk Singkep Timah Bangka sebanyak 63 orang, SMA 1 Pemali Bangka 11 orang, BPKP Babel 12 orang, Perkebunan Sawit PT BPL Bangka Barat 21 orang, dan Kompi Senapan B Bangka 22 orang.

Selanjutnya, klaster kelompok Perum PNS Padang Baru Bangka Tengah 19 orang, Kejari Pangkalpinang 13 orang, dan Ponpes Hidayatullah Teru, Kabupaten Bangka Tengah, sebanyak 71 orang.

Saat ini kasus covid-19 di Babel tercatat pasien sembuh 1.050 orang, 882 orang dirawat, serta 14 meninggal dunia. Untuk mencegah penyebaran lebih meluas saat libur panjang akhir tahun, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel menerapkan pola gas dan rem.

Ketua Satgas Covid-19 Babel, Erzaldi Rosman Djohan, menerangkan jika kasus covid-19 landai, masyarakat dipersilakan menghabiskan libur panjangnya ke sejumlah objek wisata.

Bila sebaliknya, kawasan wisata akan ditutup sementara. “Semua pintu masuk akan kita perketat, baik bandara maupun pelabuhan untuk mengantisipasi pembawa virus masuk ke daerah wisata Babel,” cetusnya.

Secara terpisah, Sekda Kota Tasikmalaya, Jabar, Ivan Dicksan, mengungkapkan adanya peningkatan pasien positif covid-19 dari klaster ponpes. “Penambahan paling banyak di Ponpes Ryadlul Ulum Wadda’wah,” sebutnya.

Sebagai antisipasi, pihak Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jateng, menyiapkan tempat isolasi khusus bagi sivitas akademika yang terpapar covid-19.

“Kami siapkan dua tempat khusus untuk isolasi mandiri bagi dosen dan karyawan yang terkena covid-19. Mudah-mudahan tidak ada sivitas akademika UMS yang terpapar,” ungkap Rektor UMS, Sofyan Anif, kemarin.

Dua tempat isolasi yang disediakan berada di tengah kota yakni Ramayana House di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dan Kampus UMS di Jalan Dr Radjiman Laweyan. (RF/AD/WJ/N-1)

BERITA TERKAIT