03 December 2020, 13:21 WIB

Sungai Klawing Meluap, Ratusan Rumah di Purbalingga Terendam


Lilik Darmawan | Nusantara

AKIBAT hujan deras yang mengguyur wilayah Purbalingga, Jawa Tengah  mengakibatkan volume air di Sungai Klawing meningkat drastis bahkan meluap. Akibatnya pemukiman warga di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Klawing terendam banjir dengan ketinggian hingga 1,5 meter. Ada enam desa yang terdampak luapan Sungai Klawing yakni Desa Jetis, Gambarsari, Muntang, Kalialang, Sumilir dan Toyareja.

Banjir mulai terjadi sejak Rabu (2/12) malam hingga Kamis (3/12) dinihari. Dari enam desa tersebut, yang paling parah adalah Desa Jetis, karena ketinggian banjir mencapai 1,5 meter.

Kepala Pelaksana Harian  BPBD Purbalingga Umar Fauzi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lokasi pengungsian. Untuk Desa Jetis lokasi pengungsian di SD 1 Jetis dengan jumlah pengungsi 15 warga. Kemudian di Desa Toyareja ada 30 orang yang mengungsi di balai desa setempat dan 100 warga mengungsi di Balai Desa Gambarsari. 

"Kami juga telah menyiapkan dapur umum yang beroperasi sejak Kamis dinihari. Sehingga logistik para pengungsi telah tercukupi," katanya.

baca juga: Ribuan Rumah Terdampak Banjir Banyumas

Umar meminta kepada warga untuk terus waspada, karena kemungkinan masih akan hujan. Sehingga bagi warga yang berada di wilayah rawan bencana banjir tetap bersiap siaga. 

"Saat ini, kami tengah melakukan pendataan secara rinci jumlah rumah dan warga terdampak banjir," kata Umar. (OL-3)

BERITA TERKAIT