03 December 2020, 09:39 WIB

BKPM-HIPMI Jajaki Peluang Investasi di Kabupaten Tanah Bumbu


Denny Susanto | Nusantara

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia meninjau lokasi pabrik baja PT Meratus Jaya Iron Steel (MJIS) yang mangkrak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. BKPM-HIPMI jajaki peluang investasi di Kabupaten Tanah Bumbu.

"Kunjungan ini merupakan tindaklanjut  program BKPM dan Kementerian BUMN untuk mengoptimalkan investasi yang belum tuntas di daerah, seperti perusahaan yang memproduksi bahan baku besi baja seperti PT MJIS ini," ungkap Bahlil di sela-sela kegiatan peninjauan PT MJIS yang kini kondisinya mangrak dan berhenti beroperasi sejak lima tahun terakhir.

Peninjauan PT MJIS ini didampingi Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim dan Ketum BPP HIPMI Mardani H Maming. Menurut Bahlil, jika melihat kondisinya saat ini sangat disayangkan pabrik iron spoon dengan investasi  mencapai Rp2 triliun ini berhenti beroperasi. 

"Kini BKPM tengah mencari formulasi agar perusahaan ini dapat kembali beroperasi. Termasuk peluang investasi lainnya di Kabupaten Tanah Bumbu," ujarnya.

PT Meratus Jaya Iron Steel merupakan perusahaan konsorsium antara PT Aneka Tambang dan PT Krakatau Steel yang dibangun pada 2009 dan sempat beroperasi pada 2010. Perusahaan ini memproduksi bahan baku besi baja (iron spoon) untuk memasok kebutuhan PT Krakatau Steel di Cilegon Jawa Barat, dengan rencana produksi sebesar 350.000 ton pertahun.

Pemprov Kalsel memiliki aset tanah seluas 200 hektar dari 560 hektar luas pabrik baja di kawasan KAPET Batulicin tersebut. Sayang akibat konflik agraria perusahaan yang masuk dalam Program Sistem Inovasi Daerah dan MP3EI Koridor Kalimantan dan sempat diresmikan Wapres Jusuf Kalla terhambat dan akhirnya berhenti beroperasi.

baca juga: TPID Harus Jaga Stabilitas Harga Jelang Akhir Tahun

Ketum BPP HIPMI Mardani H Maming mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Kepala BKPM RI dan Dirut PT Krakatau Steel untuk melihat langsung kondisi PT MJIS yang mangkrak.

"Harapannya agar PT MJIS  bisa beroperasi kembali sehingga banyak tenaga kerja yang terserap dan pada akhirnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu meningkat," ujar Mardani.

Sementara Dirut PT Krakatau Steel, Silmy Karim menambahkan, harus dicari solusi yang tepat terkait kondisi PT MJIS ini. 

"Investasi di masa datang  tidak hanya bertumpu pada Pulau Jawa. Kabupaten Tanah Bumbu dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT