28 November 2020, 16:47 WIB

Angka Covid-19 Kota Semarang, Demak, dan Jepara Naik


Akhmad Safuan | Nusantara

KASUS covid-19 di Kota Semarang, Demak dan Jepara kembali melonjak dalam kurun 24 jam terakhir. Sedangkan di daerah lain seperti Kendal dan Kabupaten Semarang cenderung menurun meskipun masih cukup rawan.

Pemantauan Media Indonesia Sabtu (28/11) kasus covid-19 di beberapa saerah di pantura masih bergejolak terutama sekitar ibukota Jawa Tengah, Kota Semarang, Demak dan Kabupaten Jepara kembali melonjak dalam kurun waktu 24 jam hingga jumlah pasien dirawat dan isolasi mandiri meningkat.

Data dari dinas kesehatan setempat, Sabatyu (28/11) lonjakan tertinggi terjadi di Kota Semarang. Saat ini, terdapat 692 pasien yang harus mendapat perawatan intensif, meningkat dari 605 pasien sehari sebelumnya.

Di Kabupaten Jepara pada saat ini jumlah pasien baik dirawat maupun isolasi mandiri telah capai 396 orang atau meningkat dibanding sehari sebelumnya sebanyak 371 orang. Secara total ke keseluruhan covid-19 meningkat dari 2.516 kasus menjadi 2.552 kasus.

Di Kabupaten Demak, jumlah pasien dirawat di beberapa rumah sakit sebelumnya 28 orang dan 178 orang isolasi mandiri, meningkat menjadi 66 orang dirawat dan 192 orang isolasi mandiri.

Hingga kini, kasus covid-19 di Jawa Tengah meningkat dari 52.851 kasus yakni 8.112 orang dirawat, 41.202 orang sembuh dan 3.537 orang meninggal, menjadi 53.821 kasus, 8.682 orang dirawat, 41.540 orang sembuh dan 3.599 orang meninggal.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan secara nasional sudah diperkirakan akan ada penambahan kasus korona di Jateng, karena terdapat delay data yang mencapai 3.000 kasus dari data yang ada, sehingga kembali menimbulkan perbedaan jumlah cukup mencolok.

Seperti hari ini, lanjut Ganjar, data covid-19 nasional untuk Jateng masih tercatat 51.843 terkonfirmasi, 37.061 orang sembuh dan 2.248 orang meninggal, berbeda dengan data dimiliki Pemrov Jateng takni 53.821 terkonfirmasi, 41.540 orang sembuh dan 3.599 orang meninggal. (R-1)

BERITA TERKAIT