27 November 2020, 19:30 WIB

Labuan Bajo Siapkan Ribuan Kamar Hotel Sambut KTT G-20


Insi Nantika Jelita | Nusantara

BADAN Pelaksana Otorita Labuan Bajo menargetkan ribuan kamar hotel atau resor dibangun di kawasan destinasi yang dicanangkan masuk dalam kategori premium atau kelas atas. Pembangunan tersebut juga dalam rangka persiapan Indonesia sebagai tuan rumah tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di 2022 dan ASEAN Summit 2023 mendatang.

Kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dipilih menggelar agenda internasional itu. "Terkait amenitas di Labuan Bajo, saat ini kamar di hotel sekitar 1.000 ruang lebih. Rencananya tahun depan dibangun 778 kamar. Nanti jumlah kamar ada 2.000. Itu juga dalam persiapan G20 pada 2022," ungkap Shana dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata (DPSP), di kanal Youtube Kemenko Maritim dan Investasi, Jumat (27/11).

Dalam paparan data yang diperlihatkan Shana, terlihat rencana pembangunan 778 kamar hotel atau resor tersebar di hotel Gran Melia, Pulau Badjo, dengan jumlah kamar yang dibangun mencapai 40 unit.

Ada pula di Mercure Komodo Labuan Bajo Resort, Pulau Badjo, jumlah kamar yang dibangun mencapai 200 unit. Di Alila Komodo Resort, Menjaga Peninsula, akan dibangun 120 kamar.

Courtyard by Marriot Komodo Resort yang berada di Soekarno-Hatta, kamar yang direncanakan sebanyak 158 unit. Terakhir Mawatur Resort di Desa Batu Cermin, jumlah kamar yang dibangun mencapai 260 unit.

Dalam paparan tersebut juga disebutkan, hotel yang dibangun ialah bintang 5 dan menawarkan aktivitas keseharian warga Flores. Terdapat juga tempat makan yang otentik dan khas daerah. "Ada 16 negara yang diincar sebagai target wisatawan premium di Labuan Bajo," pungkas Shana. (OL-14)

BERITA TERKAIT