27 November 2020, 15:17 WIB

Bunga Krisan Asal Sumut Dobrak Pasar Jepang


Yoseph Pencawan | Nusantara

KEPALA Karantina Pertanian Belawan Hasrul menyampaikan adanya ekspor 25 ribu bunga krisan asal Sumatra Utara ke pasar Jepang. Tepatnya, bunga tersebut berasal dari Kabupaten Karo dan diekspor ke Negeri Sakura pada Selasa (24/11).

"Ekspor bunga Krisan tersebut merupakan ekspor perdana yang dilalulintaskan melalui Karantina Pertanian Belawan dengan total mencapai 25.000 potong," kata Hasrul, Jumat (27/11).

Pihaknya pun mengapresiasi para petani dan eksportir bunga Krisan asal Karo, Sumut, yang telah mampu menembus pasar ekspor baru. Biasanya, ujar dia, Timor Leste lah yang banyak mengimpor bunga Krisan, yang dipasok dari Denpasar dan Kupang.

"Sekarang bunga Krisan asal Sumut sudah berhasil mendobrak pasar Jepang," ujarnya.

Baca juga: Sulut Dorong Bunga Krisan Jadi Komoditas Ekspor Baru

Berdasarkan data otomasi sistem IQFAST Barantan, secara nasional ekspor bunga Krisan di tahun 2018 mencapai 39.175 potong dan tahun 2019 meningkat menjadi 43.569 potong.

Sementara di tahun 2020 hingga bulan November, meski terjadi penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tetapi Indonesia telah membuka pasar baru yakni ke Jepang.

"Saya yakin ini akan menjadi peluang yang sangat bagus untuk meningkatkan kembali kuantitas ekspor bunga Krisan dari Indonesia," tuturnya.

Terbukanya pasar Jepang bagi bunga Krisan asal Karo diyakini menjadi prospek baru untuk kemajuan pertumbuhan ekonomi masyarakat.(OL-5)

BERITA TERKAIT