27 November 2020, 15:03 WIB

Klaster Ponpes Kembali Terjadi di Banyumas


Lilik Darmawan | Nusantara

KLASTER pondok pesantren (ponpes) di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), kembali muncul. Pasalnya, ada ratusan santri di salah satu ponpes yakni Al Ikhsan di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, positif covid-19. Saat ini, santri dalam kondisi baik dan diisolasi di salah satu lokasi dalam kompleks ponpes.

Juru bicara Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Banyumas Enjang Burhanudin Jusuf mengakui santri yang mengalami gejala ringan terdeteksi sejak pertengahan November lalu.

"Awalnya ada 81 santri yang bergejala, kemudian kami berkoordinasi dengan BPBD dan Dinkes Banyumas. Langkah yang dilakukan adalah melaksanakan tes swab kepada 427 santri yang ada di ponpes setempat. Hasilnya, ada 176 santri yang positif," kata Enjang pada Jumat (27/11).

Baca juga: 106 Santri & Pengasuh Ponpes di Bojongsari Depok Positif Covid-19

Dijelaskan oleh Enjang, saat sekarang kondisi santri dalam keadaan baik. Mereka masih menjalani isolasi dan ponpes semakin memperketat protokol kesehatan di ponpes setempat.

"Dengan adanya kejadian itu, maka ponpes melakukan upaya pengetatan protokol kesehatan di ponpes. Harus rajin cuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker," tegasnya.

Enjang mengatakan kasus covid-19 di ponpes memang telah terjadi beberapa kali, karena itulah berbagai upaya ditempuh oleh ponpes.

"Tim Gugus Tugas Ponpes juga terus bekerja agar ponpes tetap terjaga. Terutama dalam mengikuti kebiasaan baru pada masa pandemi covid-19," jelas dia.

Bupati Banyumas Achmad Husein membenarkan ada satu ponpes yang santrinya positif covid-19.

"Saat sekarang sudah diantisipasi. Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT