26 November 2020, 12:41 WIB

Basarnas Hentikan Pencarian 7 Penambang Emas


Surya Sriyanti | Nusantara

TIM Basarnas Palangka Raya menghentikan pencarian tujuh penambang emas yang diduga terjebak tanah longsor di Desa Sungai Seribu, Kelurahan Pangkur, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mulai hari ini Kamis (26/11). Kepala Basarnas Palangkaraya, Hariyadi mengatakan sesuai SOP, Basarnas menghentikan pencarian terhadap tujuh penambang emas yang belum ditemukan.

Basarnas telah melakukan pencarian selama sepekan mulai 19-25 November. Tim pencari korban terus melakukan pemantauan dan menggali informasi di lapangan. 

"Kalau memang ada titik terang, kita akan melanjutkan pencarian," kata Hariyadi, Kamis (26/11).

Kendala yang dihadapi tim di lapangan selain lobang utama (main hole) yang sudah berubah serta dipenuhi air dan material sehingga tidak dapat diakses. 

"Jadi kita juga harus menjaga keselamatan tim saat melakukan pencarian," ujarnya. 

baca juga: Basarnas masih Cari Tujuh Penambang Emas Tertimbun Longsor 

Kecelakan kerja terjadi Kamis (19/11). Saat itu ada 10 penambang masuk ke dalam lobang untuk mencari emas. Diduga adanya air yang masuk ke dalam lobang menyebabkan penambang terjebak di dalam lobang. Dalam proses evakuasi ditemukan 3 jasad penambang, dan sisanya 7 orang sampai sekarang belum ditemukan. (OL-3)

BERITA TERKAIT