24 November 2020, 19:25 WIB

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Kota Cimahi Penuh


Depi Gunawan | Nusantara

RUANG perawatan pasien Covid-19 empat rumah sakit (RS) yang menjadi rujukan di Kota Cimahi, Jawa Barat yaitu RSUD Cibabat, Rumah Sakit Avisena, Rumah Sakit Mitra Kasih, dan Rumah Sakit Dustira, sudah terisi penuh. Pemerintah setempat sedang mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Hal itu diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriana, Selasa (24/11). Ia menyatakan, empat RS tersebut tidak hanya merawat pasien Covid-19 asal Cimahi saja, namun juga berasal dari berbagai daerah lainnya seperti Kabupaten
Bandung Barat.

Ia mengatakan, saat ini, untuk sementara jika ada tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terpaksa harus isolasi mandiri dengan pengawasan lebih ketat. "Kita sedang cari jalan keluarnya. Gedung BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) juga sekarang sudah penuh," beber Maria.

Pelaksana Tugas RSUD Cibabat, Reri Marliah menerangkan, rencananya pihaknya akan menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19, karena dari 36 bed atau tempat tidur yang disediakan, semuanya sudah terisi penuh. "Rencananya akan seperti itu, tapi masih dalam koordinasi dengan pihak terkait," kata Reri.

Diakuinya, banyak pasien suspek yang dirujuk ke RSUD Cibabat tapi tak bisa diterima karena kondisinya sudah tidak memunginkan untuk menampung pasien Covid-19. "Kami lakukan pemilahan pasien, jika tanpa ada rujukan maka akan dirujuk kembali ke RSUD Cikwet atau Cililin," jelasnya.

Kondisi serupa terjadi di RSUD Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Peningkatan kasus pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit ini mulai
terjadi pascalibur panjang beberapa waktu lalu.

"Kondisi sekarang memang full bed oleh pasien Covid-19. Ada juga pasien yang waiting list untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan di Jawa Barat," kata Direktur Utama RSUD Cililin, Ahmad Oktorudy.

Okto menjelaskan, RSUD Cililin memiliki 13 bed yang ditempatkan di 4 ruang isolasi hijau yang ditujukan untuk pasien yang tidak mengalami gejala atau orang tanpa gejala (OTG) Covid-19, kemudian dua ruang isolasi kuning yang ditujukan untuk pasien bergejala Covid-19.

"Sampai hari ini full bed, jika pun ada pasien baru, kami akan merujuk ke rumah sakit rujukan daerah," terang Okto. (R-1)

 

BERITA TERKAIT