23 November 2020, 23:35 WIB

Selama Pandemi KSP di Karawang Banyak Gagal Bayar


Cikwan Suwandi | Nusantara

SELAMA Covid-19, puluhan koperasi simpan pinjam (KSP) di Karawang, Jawa Barat mengaku kesulitan. Tingginya permintaan pinjaman dari anggota sebanding dengan tingkat gagal bayar.

"Ada sekitar 100 koperasi anggota kita. Semuanya terdampak karena Covid-19, namun yang paling terdampak adalah puluhan koperasi simpan pinjam," ungkap Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Karawang Warman kepada Media Indonesia, Senin (23/11).

Warman mengakui, KSP di Karawang terdampak karena banyaknya anggota yang melakukan simpan pinjam gagal bayar. Hal tersebut mengakibatkan KSP kesulitan untuk memutarkan keuangan mereka.

"Memang menjadi kesulitan. Bagaiman pintar-pintar KSP untuk menyiasati keuangan mereka," ungkapnya.

Namun sejauh ini Warman menyatakan, belum ada KSP di Karawang melakukan likuidasi karena anggota gagal bayar selama Covid-19. "Belum ada (likuidasi)," ucapnya.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi, menurut Warman masih sangat tinggi. Khususnya di Kabupaten Karawang. Bedanya saat krisis dan pandemi, koperasi sangat bertahan baik saat krisis, tetapi saat pandemi koperasi juga terdampak

"Koperasi ini tetap menjadi andalan. Kepercayaan masyarakat masih sangat tinggi. Koperasi merupakan salah satu benteng terakhir ekonomi kita," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Survei: Orang Tua Asia Butuh Edukasi Pengelolaan Finansial

 

BERITA TERKAIT