20 November 2020, 19:15 WIB

3 Penambang Emas Ditemukan Meninggal, 7 Masih Dicari


Surya Sriyanti | Nusantara

TIM evakuasi sore ini,  Jumat (20/11) terpaksa  menghentikan sementara pencarian tujuh orang dari 10 orang penambang emas yang tertimbun longsor di  Sungai Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara,  Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Rabu (18/11). Sementara tiga korban yang telah  ditemukan meninggal sudah di evakuasi .

Hal itu dibenarkan Camat Arut Utara  M. Nursyah Ikhsan ketika dihubungi, Jumat (20/11/2020).

"Untuk saat ini pencaraian sementara dihentikan karena cuaca kurang mendukung, ada hujan angin. Besok pagi akan dilanjutkan," jelas Camat Ikhsan.

Dikatakannya, hari ini, Jumat (20/11) tim berhasil menemukan  tiga penambang  dalam kondisi meninggal. "Mereka sudah dievakuasi ke RSUD Sultan Imannudin Pangkalan Bun," katanya.

Ketiga korban itu atas nama Yuda, Ratna Solihat dan Nur Hidayat.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng Komisaris Besar Hendra Rochmawan melalui rilisnya, Jumat (20/11/2020) menjelaskan, saat ini di lapangan Kapolres dan staff fokus kepada evakuasi korban .

"Langkah kedua adalah mengidentifikasi para korban dikarenakan kondisi jenazah mengalami perubahan fisik," katanya.

Polisi, kata dia, telah mengamankan mandor kepala  tambang rakyat tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. "Kita nantinya juga akan memeriksa pemodalnya," ungkap Hendra. (OL-13)

Baca Juga: Tim Gabungan masih Mencari 10 Penambang Diduga Tertimbun Longsor

 

BERITA TERKAIT