02 November 2020, 17:05 WIB

Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Banyumas Diperpanjang


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) memperpanjang status tanggap  darurat Covid-19 hingga 30 November mendatang. Perpanjangan status tersebut dilakukan karena kasus Covid-19 masih terus muncul.

Dalam keputusan Bupati Banyumas Achmad Husein tersebut menyebutkan bahwa pertimbangan perpanjangan berdasarkan hasil perhitungan dan analisis reproduksi efektif (Rt) dari para ahli Unsoed dan kajian lapangan Dinkes  dan BPBD Banyumas. "Ternyata penyebaran dan penularan Covid-19 masih terjadi, sehingga kebijakan perpanjangan status tanggap darurat Covid-19 dikeluarkan kembali. Saat sekarang amngka Rt di Banyumas sebetulnya di bawah 1 yaitu 0,84. Sementara untuk positivity rate 4% dan masih di bawah standar WHO 5%," jelas Bupati Senin (2/11).

Sebetulnya, kata Bupati, kondisi Covid-19 di Banyumas terkendali. Meski demikian  masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker. "Angka kesembuhan Covid-19 di Banyumas cukup tinggi mencapai 77,5%. Rata-rata harianpenambahan kasus Covid-19 di Banyumas ada lima kasus," ujarnya.

Menurut Bupati, berdasarkan data yang ada, tingkat kesembuhan paling tinggi adalah mereka yang berusia di bawah 28 tahun. Sebab, seluruh pasien positif baik yang bergejala maupun tidak semuanya sembuh. "Mereka yang berusia di bawah 28 tahun, semuanya sembuh. Tingkat kematian tertinggi adalah untuk warga dengan usia di atas 60 tahun yang tercatat sekitar 22%. Namun, yang meninggal tersebut karena rata-rata adalah komorbit," katanya.

Hingga kini, di Banyumas terdapat 813 kasus positif Covid-19, 661 di antaranya dinyatakan sembuh. Dari jumlah tersebut, 177 di antaranya menjalani perawatan dan 25 pasien meninggal dunia. (R-1)

BERITA TERKAIT