26 October 2020, 13:39 WIB

Panen Melimpah, Harga Tomat dan Cabai di Kupang Anjlok


Palce Amalo | Nusantara

HARGA tomat dan cabai di Pasar Tradisional Kasih, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur anjlok sejak satu pekan terakhir.

Pedagang mengatakan kondisi itu disebabkan stok tomat di cabai saat ini diapsar melimpah. pasokan dari petani ke pasar melimpah. Harga tomat yang semula Rp10.000 per kilogram, saat ini turun menjadi Rp5.000 per kilogram.

Begitu juga harga cabai turun drastis menjadi Rp5.000 per kilogram dari harga semula Rp15.000 per kilogram. "Minggu lalu harga tomat masih Rp10.000 per kilogram, tetapi minggu ini harga turun lagi," katanya, Senin (26/10).

Meskipun harga tomat dan cabai anjlok, pedagang mengaku tidak menderita kerugian.

"Kecuali petani karena menjual tomat dengan harga murah, sedangkan mereka mengeluarkan biaya besar mulai dari pengolahan lahan, benih, pupuk, sampai perawatan," tutur Kristian.

Baca juga : Penyuluh Ajak Petani Food Estate Melek Korporasi

Pedagang lainnya, Bernadus Misa menyebutkan anjloknya harga tomat dan cabai hanya berlangsung sementara. Pasalnya jelang perayaan natal dan tahun baru, Dia memastikan harga bahan kebutuhan pokok di pasar akan naik.

 "Biasanya jelang musim hujan produksi tomat dan cabai berkurang, saat itu pasokan ke pasar berkurang dan harga akan naik," katanya.

Selain itu, harga kebutuhan pokok lainnya tidak ada yang mengalami lonjakan. Harga bawang merah masih stabil yakni Rp15.000 per kilogram, daging sapi Rp90.000 per kilogram, sawi dan kangkung masing-masing Rp5.000 per kumpul. (OL-2)

BERITA TERKAIT