17 September 2020, 08:30 WIB

Ratusan Orang Tak Bermasker Terjaring Tim Pemburu Pelanggar Prokes


Heri Susetyo | Nusantara

SEHARI beroperasi, ratusan warga Kota Surabaya yang kedapatan tak mengenakan masker terjaring operasi yustisi tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes), Rabu malam (16/9).

Operasi yustisi ini dilakukan secara serentak oleh tiga tim di seluruh kawasan Kota Surabaya. Tim pertama bergerak di kawasan Surabaya Barat dan Utara. Sementara tim kedua dan tim ketiga bergerak di kawasan Surabaya Selatan dan Surabaya Timur.

Hasil operasi yustisi ini ada ratusan warga terjaring karena tidak mengenakan masker. Warga yang terjaring tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan ini disita KTP-nya.

Para pelanggar prokes ini harus menjalani sidang yang dipusatkan di Taman Bungkul. Di tempat tersebut sudah ada hakim dan loket pembayaran. Mereka dikenai denda Rp50 ribu dan ditambah biaya perkara Rp2 ribu.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat agar patuh dan disiplin menerapkan prokes. Khofifah menegaskan, disiplin prokes ini demi kebaikan semua untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Maka penegakan itu dilakukan antara lain melalui operasi yustisi, harapannya kepatuhan dari seluruh elemen masyarakat semakin meningkat," kata Khofifah saat melepas tim pemburu didampingi Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah. (J-1)

BERITA TERKAIT