11 September 2020, 19:45 WIB

Pemkot Makassar Ogah PSBB Sebab Picu Krisis Sosial


Lina Herlina | Nusantara

PENJABAT Wali Kota Makassar yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menegaskan tidak menyiapkan opsi Pembatasan Sosial berskala besar (PSBB) sebagai strategi penanganan wabah Covid-19 di Kota Makassar.

"Kita tidak pilih opsi PSBB, karena itu bisa memukul kembali ekonomi masyarakat. Yang akibatnya bisa lebih parah, kita tidak ingin krisis ekonomi berlanjut menjadi krisis sosial. Jika kebiasaan menerapkan
protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah, Insyaallah ini akan sangat efektif dalam menghentikan penularan virus," dalih Rudy, Jumat (11/9) di Makassar.

Ia mengaku, lebih fokus pada upaya penerapan protokol kesehatan secara maksimal di tengah masyarakat. Selain itu, Gugus Tugas Provinsi Sulsel bersama Gugus Tugas Kota Makassar, mulai Jumat (11/9) ini melakukan swab massal secara massif.

"Penerapan protokol kesehatan diharap tidak lagi menjadi paksaan bagi masyarakat, namun sudah menjadi kebiasaan baru bagi warga Kota Makassar," ujar Rudy Djamaluddin.

Tes swab massal pun, akan dilakukan secara bergiliran di enam kecamatan yang selama ini menjadi episentrum penyebaran Covid-19. Yaitu Panakkukang, Rappocini, Tamalate, Manggala, Tamalanrea dan Biringkanaya.

Terpisah,  Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Azikin menambahkan, pelaksanaan swab massal di enam kecamatan yang merupakan episentrum penyebaran virus di Kota Makassar, dilakukan secara bertahap berdasarkan kecamatan yang memiliki kasus penularan virus paling tinggi.

"Swab massal ini merupakan bagian dari implementasi Program Trisula, yaitu tracing, testing, dan edukasi yang dicanangkan Pemprov Sulsel. Dan untuk hari ini kita mulai di Kecamatan Rappocini, tepatnya di Kelurahan Minasa Upa," ungkap Naisyah.

Swab massal ini didukung oleh satu Mobil PCR yang disiapkan Gugus Tugas Provinsi Sulsel. Dan tesnya sendiri dilakukan  secara gratis dan akan dilakukan secara bertahap untuk sementara waktu.

"Namun kedepannya, ini akan terus dilanjutnya ke kecamatan-kecamatan lainnya sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus di Kota Makassar. Kita berharap dukungan penuh dari masyarakat untuk punya inisiatif melakukan pemeriksaan, mendatangi lokasi pelaksanaan swab massal," tegas Naisyah. (OL-13)

Baca Juga: Tak Kompeten, Jokowi Diminta Ganti Menteri Agama RI

BERITA TERKAIT