02 September 2020, 08:30 WIB

20 Pasien Covid-19 di Riau Dinyatakan Sembuh


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

MESKI mengalami lonjakan kasus terkonfirmasi covid-19 yang cukup signifikan, jumlah pasien positif yang sembuh di Riau terus bertambah.

Hingga Selasa (1/9), di Riau terdapat penambahan 82 kasus terkonfirmasi covid-19 dan terdapat penambahan 20 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh.

"Sebanyak 20 pasien sembuh namun ada kabar duka terdapat penambahan 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Rabu (2/9).

Ia menjelaskan, sebanyak 20 pasien yang sembuh berasal dari empat daerah yaitu Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, dan Rokan Hulu.

Baca juga: Lima Pasien Positif Covid-19 di Klaten Sembuh

Sedangkan, sampai saat ini, di Riau total terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 1.843 kasus. Isolasi mandiri 472 orang, rawat di rumah sakit 388 orang, sembuh 1.029 orang, dan 35 meninggal dunia.

Adapun, lanjut Mimi, suspek atau pasien dalam pengawasan (PDP) yang isolasi mandiri berjumlah 5.784 orang, isolasi di RS berjumlah 71 orang. Kemudian selesai isolasi berjumlah 10.097 orang, meninggal dunia berjumlah 43 orang.

"Sehingga total suspek berjumlah 15.995 orang," ujar Mimi.

Ia mengungkapkan, spesimen diperiksa berjumlah 843 sampel dan jumlah orang diperiksa berjumlah 606 orang. Sehingga sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 50.594 spesimen.

"Untuk kabar duka, penambahan 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena covid-19, yaitu Ny M, 64, yang merupakan Warga Kota Pekanbaru," jelasnya.

Menurut Mimi, meski PSBB sudah berakhir dan pemerintah menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman dengan tujuan mempercepat penanganan covid-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Pakai masker bila keluar rumah dan di tempat kerja. Selalu menjaga jarak (Physical Distancing). Sering mencuci tangan pakai sabun," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kewaspadaan.

"Walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian," pungkas Mimi. (OL-1)

BERITA TERKAIT