24 August 2020, 20:20 WIB

Pemkab OKI Beri Tambahan Modal bagi Pelaku UMKM


Dwi Apriani | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel melalui gugus tugas covid-19 melakukan upaya penyelamatan dan memulihkan ekonomi UMKM akibat dampak pandemi Covid-19. Yakni dengan memberikan suntikan tambahan modal kepada 17.253 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah OKI.

Program ini merupakan yang pertama dilakukan pemerintah daerah di Sumatera Selatan. Wakil Bupati OKI, HM Dja'far Shodiq mengatakan bantuan yang disalurkan pemerintah itu diharapkan dapat membantu meningkatkan geliat perekonomian sektor UMKM yang turut lesu dihantam pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 memberikan dampak serius bagi berbagai sektor termasuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dari sisi pembiayaan, produksi, distribusi, dan pemasaran," ungkap Shodiq saat melaunching pemberian tambahan Modal bagi pelaku UMKM OKI di Kayuagung, Senin (24/8).

Shodiq meyakini UMKM dapat menjadi kunci pemulihan ekonomi OKI juga nasional sehingga butuh perhatian semua pihak.

"Ini perlu kerja sama pemerintah daerah Swasta bahkan pemerintah desa agar turut membantu UMKM melalui BUMdesnya. Paling tidak, UMKM bisa membantu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran," ungkap Shodiq.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten OKI, Herliansyah Hilaludin mengatakan pihaknya telah melakukan validasi terhadap UMKM di OKI selama tiga bulan terakhir.

Prosesnya melalui usulan kades/lurah serta diketahui oleh camat dengan di dukung beberapa persyaratan, untuk membantu mereka bangkit pasca Pandemi Covid-19.

"Ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi untuk menggeliatkan kembali para pelaku UMKM pasca Covid-19. Bentuknya berupa tambahan modal usaha sebesar Rp600.000 per pelaku usaha," kata Herli.

Bantuan itu, tambah Herli, akan disalurkan langsung ke rekening pelaku UMKM bekerjasama dengan BRI. Kepala Bank BRI Cabang Kayu Agung, Tommy Salasah mengatakan pihaknya akan turut berperan dalam rangka mendorong ekonomi sektor UMKM.

Terhadap 17.523 pelaku UMKM di OKI yang tervalidasi akan diusulkan menerima program Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUN). "Data ini kita Sinkronasi untuk menerima BPUN setelah diverifikasi oleh Kementrian Koperasi dan UKM," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: ReJo Sarankan Bantuan Barang Diubah jadi BLT

BERITA TERKAIT